Sosialisasi Sidetapa
Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang dilaksanakan Polres Buleleng nampak diikuti langsung oleh masyarakat Desa Sidatapa dari berbagai kalangan umur. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Polres Buleleng nampaknya menaruh perhatian khusus terhadap Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar. Sebab belakangan dari ratusan orang tertangkap dalam kasus narkotika, ternyata ada sekitar 28 orang merupakan warga dari Desa tersebut. Sehingga penyuluhan hukum dan sosialisasi bahaya narkoba terus gencar dilangsungkan Polres Buleleng.

Bukan tidak beralasan, Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi datang ke Desa Sidatapa lantaran dari total 198 orang tersangka kasus narkoba yang ditangkapnya sepanjang tahun 2024 hingga Maret 2025, ada sebanyak 28 tersangka berasal dari desa tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya menilai sangatlah penting untuk melakukan upaya pencegahan melalui edukasi dan kolaborasi multipihak.

“Dampak narkoba sangat merusak, baik terhadap diri sendiri, keluarga, sekaligus masyarakat di sekitar. Sehingga dilakukan sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat, sekolah dan kelompok pemuda. Apalagi sangat dibutuhkan sinergi dalam upaya mewujudkan Desa Bersinar,” kata AKBP Widwan.

Adapun langkah-langkah mewujudkan Desa bersinar yakni sosialisasi bahaya narkoba ke seluruh lapisan, termasuk sekolah dan kelompok pemuda. Pelatihan kader anti narkoba, kegiatan positif seperti seni, olahraga, dan kewirausahaan. Kemudian fasilitasi layanan rehabilitasi dan konseling bagi korban penyalahgunaan.

Oleh sebab tersebut pihaknya meminta peran strategis masyarakat dan pemerintah desa untuk membuat Awig-awig atau Pararem Anti Narkoba, sanksi adat tegas, Pembentukan Satgas Anti Narkoba berbasis desa adat, penguatan nilai adat dan keagamaan, serta pengembangan kegiatan ekonomi dan seni berbasis kearifan lokal.

Sementara itu, Kepala Desa Sidatapa, I Made Sutama menyampaikan apresiasinya dan rasa terima kasih atas kepedulian Polres Buleleng ke masyarakat Desa Sidatapa. Ia pun berharap desa yang dipimpinnya bisa menjadi Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba), serta mengajak seluruh warga untuk memerangi narkoba mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

“Kami sangat berterima kasih, Kapolres sudah benar-benar sangat peduli dengan masyarakat desa Sidatapa. Harapan kami tentu kelak bisa menjadi desa Bersinar dan seluruh warga ikut serta memerangi narkoba,” ucapnya.

Sekedar diketahui kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, serta penandatanganan kesepakatan bersama warga Desa Sidatapa untuk memerangi narkoba dan menjadikan desanya sebagai role model Desa Bersinar di Kabupaten Buleleng.(dar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News