Pemancing Tenggelam
Proses evakuasi pemancing cumi-cumi yang tenggelam di Perairan Prapat Agung, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Seorang pemancing cumi-cumi bernama Suliyanto Wibowo tenggelam di perairan Prapat Agung, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng pada Minggu (13/4/2025) sekitar pukul 17.00 WITA. Pria asal Dusun Pandan, Desa Wonocepokoayu, Kecamatan Senduro, Lumajang tersebut akhirnya ditemukan pada Senin (14/4/2025) dalam kondisi meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika menerangkan, awalnya pria berusia 30 tahun yang beralamat di Dusun Pandan, Desa Wonocepokoayu, Kecamatan Senduro, Lumajang bersama temannya mencari cumi-cumi di perairan Perapat Agung. Saat itu kondisi air laut sangat surut dan membuat korban berjalan kaki hingga posisi air laut setara dengan perutnya.

Baca Juga :  Bupati Sutjidra Resmi Buka Buleleng Golf Tournament and Charity 2026 sebagai Turnamen Bernilai Sosial

Kemudian sekitar 30 menit kemudian, air laut mulai naik. Sehingga teman korban langsung memperingati agar korban segera kepinggir supaya lebih aman. Sayangnya teguran itu tidak dihiraukan dan korban masih tetap asik memancing cumi-cumi. Saksi pun kemudian meninggalkan korban dan mencari kerang di pinggir pantai.

“Saat saksi sedang mencari karang, korban dilihat sudah tenggelam. Namun karena jarak yang cukup jauh dari pinggir pantai saksi terlambat menyelamatkan korban,” ungkap AKP Darma.

Mendapati situasi tersebut saksi lantas melaporkan kejadian tersebut ke pos TNBB Prapat Agung serta Pos Pol Airud Teluk Terima. Mendapati laporan tersebut, polisi langsung meminta bantuan ke Basarnas Pos Buleleng. Akhirnya proses pencarian mulai dilakukan pada Senin (14/4/2025) dari pukul 08.00 WITA hingga 10.00 WITA dengan menggunakan Ruberboat menyisir arah Utara, Selatan TKP. Selain itu penyisiran juga dilakukan di sepanjang pantai Prapat Agung hingga Segara Rupek.

“Pencarian melibatkan Basarnas Pos Buleleng serta Pegawai TNBB pos Prapat Agung. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di kedalaman delapan meter. Saat ditemukan posisinya tengkurap dengan sebuah pancing joran disebelah kiri korban,” pungkas dia.

Baca Juga :  Bupati Sutjidra Fokus Benahi Sempadan Pantai Singaraja demi Kawasan Pesisir yang Lebih Tertata

Setelah ditemukan jasad korban akhirnya di evakuasi sekitar pukul 10.00 WITA menuju ke darat. Kini jasad korban telah diambil pihak keluarga untuk segera disemayamkan di rumah duka.(dar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News