Sidak RS karangasem
Sidak di RSUD Karangasem, Bupati Gus Par Minta Petugas Medis Prioritaskan Waktu di Rumah Sakit. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Di hari pertama masuk kerja pasca pelantikan dan retreat di Magelang, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Karangasem, pada Senin (3/3/2025).

Kedatangan Bupati Gus Par dan rombongan dimulai dari Unit Gawat Darurat (IGD) untuk meninjau langsung pelayanan pasien dan kesiapan tenaga medis. Setelah itu, ia bergerak ke lantai tiga dan Gedung Wijaya Kusuma (WK) guna mengecek kondisi ruangan serta kapasitas perawatan pasien, khususnya penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tengah meningkat.

Baca Juga :  Setengah Abad Perumda Tirta Tohlangkir, Bupati Gus Par Minta Tingkatkan Layanan Air Bersih untuk Masyarakat

Didampingi Sekda I Ketut Sedana Merta, Bupati Gus Par menegaskan bahwa tenaga medis harus memberikan pelayanan prima, sementara manajemen rumah sakit perlu diperkuat agar dapat bersaing dengan rumah sakit swasta.

“Ada banyak aspek yang perlu dievaluasi, mulai dari layanan, ketersediaan sarana medis, hingga tenaga kesehatan. Saya juga menyoroti rujukan pasien BPJS yang lebih banyak dialihkan ke RS swasta. Kalau masih bisa ditangani di RSUD, sebaiknya ditangani dulu. Jika memang membutuhkan tindakan lebih lanjut, barulah dirujuk ke luar,” tegas Gus Par.

Baca Juga :  Bupati Gus Par Ingatkan Profesionalisme Saat Perpanjangan Kontrak 2.442 PPPK Karangasem

Selain itu, ia juga menyoroti jam tugas dokter spesialis yang bertugas di RSUD Karangasem. Ia mengingatkan agar dokter tidak meninggalkan jam kerja di RSUD untuk membuka praktik di rumah sakit swasta, mengingat hal ini pernah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Dokter di RSUD harus benar-benar memaksimalkan waktu untuk melayani pasien di sini. Saya sering mendengar keluhan terkait pelayanan yang kosong, terutama pada malam hari. Petugas jaga di ruang ICU juga harus ditambah karena kondisi darurat sering terjadi pada malam hari,” imbuhnya.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News