AHM Oil
Panduan Scan QR AHM Oil. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Seiring dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang menggunakan motor sebagai moda transportasi utama sehari–hari, diperlukan perawatan berkala terhadap sepeda motor agar kondisi tetap terjaga. Selain service berkala yang sesuai dengan standar, diperlukan juga komponen–komponen parts yang sesuai standar untuk menjaga performa mesin tetap baik.

Dikarenakan pasar yang cukup besar untuk peredaran parts dan oli, banyak oknum-oknum yang memalsukan parts dan oli untuk mendaptkan keuntungan. Kualitas parts yang di buat oleh oknum–oknum tersebut tentu saja dibawah standar yang ditentukan sehingga berpotensi untuk merusak mesin motor.

Untuk menghindari kesalahan dalam membeli oli AHM Oil, yuk kita simak tips untuk meghindari pemalsuan AHM Oil.

Saat ini, AHM Oil telah mengadopsi teknologi terbaru berisi kode rahasia unik untuk memudahkan konsumen membedakan oli yang asli dan palsu, seperti di bawah ini:

  1. Pada kemasan belakang AHM Oil terdapat QR-Code yang disematkan di bagian kiri bawah badan oli.
  2. Gunakan Pemindai QR-Code, dan disarankan untuk menggunakan Google Lens (Dapat di unduh di Playstore untuk android dan Appstore untuk iOS)
  3. Lakukan pemindaian dengan menggunakan Google Lens, dan ketuk alamat yang keluar pada hasil pemindaian
  4. Untuk AHM Oil yang asli, akan mengarahkan ke Alamat AHM.TO, bila alamat mengarah selain alamat tersebut, dapat dipastikan bahwa oli tersebut tidak asli.
  5. Perlu diperhatikan, oknum-oknum seringkali mengakali keadaan ini dengan cara antara lain :
    • Menggunakan Alamat yang mirip dengan AHM.TO, seperti AHMTO.TO, AHM.TTO, AHMTO.id dan sebagainya, maka lebih lebih amannya dilakukan pengamatan yang seksama terhadap Alamat yang dituju
    • Menggunakan QR-Code asli yang diduplikasi, sehingga QR-Code tersebut digunakan pada ribuan botol yang tentu akan di pindai oleh ribuan orang.
    • Oleh karena itu, AHM Oil menyediakan skema keamanan berupa QR-Code hanya dapat dilakukan scan sebanyak maksimal 5 kali untuk menghindari penggunaan berulang 1 QR-Code untuk banyak oli.
Baca Juga :  Astra Motor Bali Bagikan 7 Tips #Cari_Aman Agar Sepeda Motor Tetap Aman Saat Parkir

Untuk lebih detailnya, dalam verifikasi QR-Code, konsumen akan diberikan beberapa infomasi sesuai QR-Code yang di-scan :

  1. Menginformasikan ke-valid-an oli sebagai oli genuine
  2. Menginformasikan apabila oli sudah melebihi masa waktu 3 tahun sejak aktivasi di supplier oli dengan keterangan produk kadaluarsa.
  3. Menginformasikan data QR-Code tidak dapat ditemukan, indikasi barang diragukan keasliannya, sehingga jaringan atau konsumen dapat melaporkannya.
  4. QR-Code hanya dapat di-scan maksimal 5 kali dengan device berbeda, setelah itu akan muncul informasi keterangan bahwa QR-Code telah melewati batas scan 5 kali.
Baca Juga :  Bengkel Binaan Yayasan AHM Tumbuh Pesat, Raup Omzet Rp7,9 Miliar dan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Berikut ini contoh preview hasil scan QR-Code yang valid :

AHM Oil
Preview hasil scan QR-Code. Sumber Foto : Istimewa

Dengan sistem keamanan untuk menjaga keaslian AHM Oil tersebut, konsumen diharapkan dapat mengetahui dan lebih waspada terhadap oli palsu yang beredar. Untuk mendapatkan jaminan keaslian komponen dan suku cadang sepeda motor lainnya, selalu lakukan pemeriksaan dan perawatan rutin di AHASS terdekat. Gunakan layanan booking service dan layanan kunjung untuk service bebas antre.

Manager Sparepart AHM Oil, Nehemia menyebutkan bila ingin aman dan pastinya tidak tertipu beli oli palsu, maka sebaiknya membeli oli di bengkel resmi. Selain itu, sepeda motor akan lebih awet serta tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Raih Podium Perdana, Valrossi dan CRF250R Melesat di Kejurnas Motocross Bekasi

“Dengan menggunakan produk asli, kalau mau aman, terjamin olinya asli, ya sebaiknya membeli oli di bengkel resmi, itu jelas olinya asli dari produsen yang bertanggung jawab,” ungkap Nehemia.(r/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News