Hari Gizi Nasional
Pertamina Sehati Tingkatkan Gizi Masyarakat di Hari Gizi Nasional. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional pada 28 Februari, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui program Pertamina Sehati terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah operasionalnya, mencakup Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Selama lima tahun terakhir, perusahaan telah melaksanakan delapan program kesehatan yang berfokus pada peningkatan gizi dan kualitas hidup masyarakat.

Berbagai program yang tersebar di empat provinsi ini mencakup edukasi gizi, layanan kesehatan gratis, serta pemberdayaan masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi. Pada 2024, inisiatif terbaru berhasil menjangkau lebih banyak penerima manfaat dengan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat setempat.

Salah satu program unggulan yang dilaksanakan di Jawa Timur adalah Program Kesehatan Keliling (KESLING), yang berfokus pada peningkatan status kesehatan masyarakat di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Program ini bertujuan untuk memberikan layanan preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif bagi masyarakat yang menghadapi tantangan kesehatan seperti stunting pada balita, kanker serviks, serta kekurangan gizi pada ibu hamil.

Baca Juga :  Pertamina Turunkan Harga Bright Gas Mulai 14 Juli 2026, Bright Gas 12 Kg Kini Rp220 Ribu

Kepala Puskesmas Klatak, drg. Risa Passasia, mengapresiasi dukungan Pertamina dalam meningkatkan layanan kesehatan di wilayahnya.

“Kami berterima kasih atas bantuan alat laboratorium, dukungan bagi pasien HIV, serta peralatan medis seperti tensimeter digital untuk posyandu. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut demi meningkatkan kesehatan masyarakat di Kecamatan Kalipuro,” ujarnya.

Selain di Banyuwangi, program serupa juga dilaksanakan di Nusa Tenggara Barat melalui Program Peduli Stunting yang dijalankan di Desa Penunjak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, bekerja sama dengan Posyandu Mantung. Program ini hadir sebagai upaya kolaboratif lintas sektor untuk mengatasi permasalahan stunting di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Pertamina Turunkan Harga Bright Gas Mulai 14 Juli 2026, Bright Gas 12 Kg Kini Rp220 Ribu

Sejumlah inisiatif yang dilakukan mencakup pemberian makanan tambahan bagi balita kurang gizi, peningkatan fasilitas posyandu, serta pendampingan gizi melalui bantuan nutrisi tambahan. Mustiayu, salah satu kader posyandu Dusun Mantung, mengungkapkan apresiasinya terhadap program ini.

“Dukungan Pertamina sangat membantu peningkatan gizi anak-anak, lansia, dan balita yang membutuhkan perhatian khusus. Kami berharap program ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa Pertamina Sehati merupakan bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Pertamina Turunkan Harga Bright Gas Mulai 14 Juli 2026, Bright Gas 12 Kg Kini Rp220 Ribu

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di sekitar wilayah operasi kami mendapatkan manfaat dari program kesehatan dan gizi yang kami jalankan. Selain di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat, program serupa juga telah berjalan di Bali dan Nusa Tenggara Timur, termasuk layanan kesehatan gratis serta edukasi gizi bagi masyarakat. Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas,” jelasnya.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), Pertamina Sehati berkontribusi dalam pencapaian SDGs 2 (Tanpa Kelaparan) dan SDGs 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan).

Melalui berbagai inisiatifnya, Pertamina berupaya meningkatkan gizi, memperluas akses layanan kesehatan, serta memastikan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah terdampak.(tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News