Persembahyangan Bersama
Peringati Bulan Bung Karno, Relawan Semut Laksanakan Persembahyangan Bersama. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Memperingati Bulan Bung Karno pada Tahun 2024, Relawan Semeton Mulyadi Tabanan (Semut) melaksanakan persembahyangan bersama di sejumlah pura kahyangan, Minggu (2/6/2024). Persembahyang pertama dilaksanakan di Pura Bale Pegat, Kecamatan Kediri, Tabanan, dan selanjutnya ke Pura Tanah Lot dan Pura Batukaru.

Kegiatan tersebut diikuti Ketua Relawan Semut I Nyoman Ardika alias Sengap, Ketua PAC PDIP Kediri yang sekaligus Bakal Calon Bupati Tabanan, Nyoman Mulyadi, serta puluhan anggota Relawan Semut.

“Tujuan utama dari sembahyang bersama ini adalah untuk mendoakan alam semesta beserta seisinya, serta menjaga semangat perjuangan proklamator yang diusung oleh Bung Karno,” ungkap Ardika.

Dikatakan bahwa permohonan dalam persembahyangan itu tidak muluk-muluk, dan tidak berkelit, apalagi munafik.

Baca Juga :  Program Bungan Desa Capai Kunjungan Ke-50, Bupati Sanjaya Angkat Potensi Teh Gobo Desa Bongan

“Kami mohon agar Ida Bhatara memberikan jalan bagi kami, Relawan Semut, agar tetap bisa bergerak. Yang paling penting agar Bapak Nyoman Mulyadi bisa mendapatkan rekomendasi untuk maju sebagai Bupati Tabanan pada Pilkada Serentak 2024,” ujarnya.

Dia menyebutkan, bahwa relawan di Kecamatan Kerambitan sembahyang di Pura Ulun Suwi, relawan Tabanan di Pura Puser Tasik, relawan Pupuan di Pura Mekori, dan relawan Selemadeg Barat di Pura Puncak Rangda. Sebelumnya, pada 28 Mei 2024 lalu juga melaksanakan sembahyang bersama di Pura Segara Rupek, dengan tujuan mapekeling atau mohon petunjuk.

Baca Juga :  KPU Karangasem Sasar Gen Z untuk Capai Target Partisipasi Pemilih 75 Persen

“Apa yang kami lakukan itu menunjukkan kekompakan Relawan Semut di seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan, dalam menjalankan kegiatan ini. Hal ini juga sekaligus jadi momentum penting bagi Relawan Semut untuk memperkuat semangat persatuan dan perjuangan dalam menyongsong Pilkada Serentak 2024,” tegasnya.

Ardika pun menekankan arti penting menjaga demokrasi dan ketertiban negara.

“Kami tidak ingin bersaing dengan siapapun. Sebagai warga negara, kita harus menjaga demokrasi dan berhak menjaga ketertiban negara,” tandasnya.(ita/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News