Koperasi UMKM
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DISKOP UKMP) Kabupaten Badung, I Made Widiana, S.Sos., M.Si. Sumber Foto : gr/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, MANGUPURA – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DISKOP UKMP) Kabupaten Badung kembali menunjukkan dukungannya terhadap pelaku usaha mikro melalui acara bertajuk ‘Fasilitasi Kemudahan Perizinan Berusaha UMKM’. Acara ini berlangsung pada Senin (10/6/2024) di Ruang Rapat Cempaka, Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung.

Acara ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha mikro dalam memenuhi perizinan usaha mereka dan diikuti oleh 30 peserta, yang terdiri dari pelaku usaha mikro dan calon wirausaha di Kabupaten Badung. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DISKOP UKMP) Kabupaten Badung, I Made Widiana, S.Sos., M.Si.

Baca Juga :  Niluh Djelantik Hadir dalam Film ‘Lagu Cinta untuk Mama’, Tayang Perdana Bulan Desember 2024

Widiana menjelaskan bahwa fasilitas perizinan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Badung melibatkan narasumber dari berbagai pihak untuk mengedukasi pentingnya izin usaha.

“Hari ini kami melaksanakan fasilitas perizinan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Badung dengan melibatkan narasumber dari berbagai pihak, salah satunya BPOM, untuk memfasilitasi terkait izin produksi dan masa berlakunya. Izin ini sangat penting agar produk UMKM bisa diterima di pasar,” ujarnya.

Widiana juga menekankan bahwa pelaku usaha mikro yang tidak memiliki izin usaha akan kesulitan mendapatkan pangsa pasar, karena produk yang tidak memiliki label izin usaha sulit untuk dipromosikan.

“Apabila pelaku usaha tidak memiliki izin, tentu produk mereka tidak akan bisa diterima pasar. Perizinan ini memegang peranan sangat penting dalam memegang pasar, sehingga produk yang sudah dilengkapi izin diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar,” tambah Widiana.

Baca Juga :  Prodi D3 Divisi Kamar Poltekpar Bali Tingkatkan Pelayanan SDM Pariwisata di Desa Tajen Tabanan

Salah satu narasumber dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar, Putu Ekayani, menegaskan bahwa produk kosmetik, obat tradisional, dan makanan wajib memiliki izin BPOM. Pihaknya akan membantu pelaku usaha di Kabupaten Badung dalam proses perizinan usaha.

UMKM Badung
Dukung UMKM, Diskop UKMP Badung Fasilitasi Kemudahan Perizinan Usaha. Sumber Foto : gr/bpn

“Di BPOM, kami memiliki badan pendampingan UMKM yang dapat bersinergi dengan program pemerintah Kabupaten Badung untuk memfasilitasi baik dari pengujian maupun izin edar. Kami akan mendampingi dari awal proses hingga izin edar terbit,” jelas Ekayani.

Dalam kegiatan ini, Diskop UKMP Kabupaten Badung mengajak para pelaku usaha dan calon wirausaha untuk memahami pentingnya izin usaha, legalitas dalam peredaran produk, dan membantu memfasilitasi pelaku UMKM mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).(adv/gr/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News