DPRD Bali
DPRD Bali Meluncurkan Inovasi e-Audiensi untuk Masyarakat. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali hari ini resmi meluncurkan inovasi terbaru, yaitu fitur e-audiensi, untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka kepada anggota dewan. Acara peluncuran ini seyogyanya dihadiri oleh Ketua DPRD Bali, namun beliau berhalangan hadir karena harus mengikuti rapat virtual dengan DPP partai.

Inisiatif ini lahir dari pengamatan selama satu tahun dua bulan terakhir, di mana banyak kelompok masyarakat dari daerah terpencil seperti Sumber Klampok, Karangasem, dan Nusa Penida yang datang jauh-jauh ke kantor DPRD Bali dengan harapan dapat bertemu langsung dengan anggota dewan. Namun, sering kali mereka harus pulang dengan kecewa karena tidak menemukan anggota dewan di kantor, kecuali saat rapat kerja tatap muka berlangsung.

Baca Juga :  Kelurahan Renon Gelar Pendataan Penduduk Non Permanen

“Kami kasihan melihat masyarakat yang harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk menemui anggota dewan. Oleh karena itu, staf kami berinisiatif untuk membuat fitur ini. Melalui e-audiensi, masyarakat bisa mengajukan permohonan tatap muka dengan pimpinan atau anggota dewan secara online. Permohonan ini bisa diajukan melalui surat, telepon, atau WhatsApp, dan kami akan memberikan jadwal pasti untuk audiensi tersebut,” ujar Sekwan Bali I Gede Indra Dewa Putra di Denpasar pada Jumat (14/6/2024).

Fitur e-audiensi ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang efektif dalam menampung aspirasi masyarakat dan memberikan rekomendasi yang tepat. 

“Setiap penyampaian aspirasi masyarakat pasti akan diterima, tinggal menyesuaikan dengan jadwal pimpinan,” tambahnya.

Untuk mempercepat proses respon, DPRD Bali sedang menyusun SOP yang diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu yang berlarut-larut.

Baca Juga :  Sambangi Gudang Logistik BPBD Bali, Sekda Dewa Made Indra Pastikan Penanganan Berjalan Lancar dan Layanan BPBD Tidak Terganggu

“Kami akan segera menyusun SOP agar permohonan dapat ditanggapi secepatnya,” jelasnya.

Menanggapi usulan untuk membuat audiensi virtual, pihak DPRD Bali menyambut baik ide tersebut dan berjanji akan menggali lebih dalam untuk kemungkinan penerapannya di masa depan.

Inovasi ini bukan untuk menghilangkan kesan bahwa dewan malas ngantor, tetapi sebagai salah satu alternatif untuk mempercepat dan mempermudah akses masyarakat.

“Seperti kemarin, ada rombongan dari Nusa Penida yang datang ke sini dengan boat, mereka mengira ada dewan di kantor, ternyata tidak ada karena kebetulan ada tugas luar,” jelasnya lagi.

Baca Juga :  Desa Padangsambian Klod Kembali Gelar Pesraman Kilat Alit-Alit IV, Isi Libur Sekolah Dengan Berbagai Pembinaan

Fitur e-audiensi ini juga bisa digunakan untuk keperluan demo, menambah kemudahan bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka. Sejak Januari hingga sekarang, DPRD Bali telah menerima sekitar 3000 tamu, yang menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam berdiskusi dan menyampaikan aspirasi mereka.

“Banyaknya kunjungan ini berdampak positif bagi perekonomian Bali. Pasti mereka datang ke sini belanja, menginap di hotel, menggunakan angkutan, dan membeli oleh-oleh,” tutupnya.

DPRD Bali berharap, dengan adanya fitur e-audiensi ini, masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan aspirasi mereka tanpa harus menempuh perjalanan jauh, serta mendapatkan respon yang cepat dan pasti dari anggota dewan.(ads/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News