Tutup Posyandu Paripurna
Sagung Antari Jaya Negara Tutup Posyandu Paripurna di Banjar Pande Kelurahan Renon, Upayakan Terus Dukung Layanan Kesehatan bagi Ibu hamil, Lansia Serta Balita. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menutup secara resmi Posyandu Paripurna Tahun 2024 di Banjar Pande, Kelurahan Renon, Kecamatan Denpasar Selatan pada Selasa (21/5/2024).

Hadir pula dalam kesempatan ini Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Ida Ayu Widnyani Wiradana, dan Lurah Renon, I Gede Suweca.

Kegiatan penutupan posyandu paripurna dilaksanakan, setelah sebelumnya seluruh kegiatan posyandu dilakukan sejak bulan Maret 2024 lalu.

Dalam sambutannya, Ny. Sagung Antari mengungkapkan terima kasih atas partisipasi dari semua pihak baik dari para ibu hamil, balita, dan lansia yang sudah menyukseskan kegiatan posyandu sehingga layanan dasar kepada masyarakat bisa berjalan lancar hingga saat ini.

Baca Juga :  Resmi Ditutup, Antusiasme Masyarakat Meningkat pada Peringatan Bulan Bung Karno VI Tahun 2024

“Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi semangat dari para ibu hamil, balita, dan juga lansia yang sudah mensukseskan kegiatan posyandu dengan memanfaatkan layanan dasar kesehatan yang ada di setiap banjar, sehingga kegiatan berjalan lancar hingga saat ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Kader Posyandu di tingkat desa/kelurahan memegang peranan penting bagi pelaksanaan Posyandu Paripurna.

“Sinergitas antara TP PKK Kota Denpasar dan juga para kader Posyandu ini merupakan dasar utama dalam upaya memberikan layanan kesehatan bagi ibu hamil, lansia serta balita,” lanjutnya.

Lurah Renon, I Gede Suweca menuturkan, kegiatan posyandu rutin dilakukan setiap bulannya di banjar yang ada di wilayahnya. Dalam pelaksanaan nya kegiatan ini mendapatkan pendampingan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk pemeriksaan dan pemantauan. Serta diadakan pula senam lansia yang dilakukan pada pagi hari.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan dengan pendampingan oleh Dinas Kesehatan dan juga Puskesmas untuk pemeriksaan dan pemantauan. Selain itu senam lansia juga turut dilakukan pada pagi hari,” tuturnya.

Harapannya kegiatan posyandu ini akan membawa dampak positif bagi warga serta untuk menurunkan angka stunting di Kota Denpasar.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News