
BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Sebuah video yang menghebohkan beredar luas di media sosial, menampilkan jurnalis terkenal Najwa Shihab dan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang diduga mempromosikan obat diabetes. Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, ternyata video tersebut merupakan hasil manipulasi.
Dalam video yang dibagikan oleh sebuah akun Facebook, terlihat Najwa sedang mewawancarai Terawan tentang sebuah obat diabetes. Najwa mengklaim bahwa seorang dokter Indonesia telah berhasil menaklukkan diabetes dengan efektivitas obatnya mencapai 98 persen dan telah menyembuhkan 70 ribu orang dengan kapsul tersebut yang dipimpin oleh dokter Agus Putranto.
Selanjutnya, Terawan menyatakan bahwa obat tersebut lebih efektif dari obat sejenisnya dan dapat membuat gejala diabetes hilang dalam waktu empat minggu. Mereka juga mengajak untuk menjalani konsultasi online untuk melupakan diabetes selamanya.
Namun, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa video tersebut adalah manipulasi. Video aslinya, yang diunggah di kanal YouTube Najwa Shihab pada 6 Februari 2020, menampilkan Najwa dan Terawan membahas hoaks terkait virus corona yang muncul pada tahun 2020.
Dalam percakapan aslinya, Najwa dan Terawan membicarakan betapa berbahayanya hoaks terkait virus corona dibandingkan dengan virus itu sendiri.
Mereka menekankan pentingnya melawan hoaks dan mengungkapkan betapa berbahayanya hoaks tersebut dalam menggiring masyarakat ke arah penyesatan ilmu pengetahuan.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa video yang beredar mengenai Najwa Shihab dan Terawan Agus Putranto yang diduga mempromosikan obat diabetes adalah palsu dan merupakan hasil manipulasi. Mereka sebenarnya tidak membahas obat diabetes dalam video tersebut, melainkan membahas hoaks terkait virus corona. (bpn/cekfakta.com)












