Parade busana
Parade busana Bali Fashion Network oleh Parmatex. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Paramatex menjalin kolaborasi menarik dengan lebih dari 20 perusahaan lokal dan internasional, menggelar sebuah fashion show spektakuler bertajuk “Bali Fashion Network” digelar di Grand Ballroom Trans Resort Hotel, Badung, Sabtu (4/11/2023).

Dalam kesempatannya, Chris Runto selaku Founder dari Paramatex mengungkapkan, event ini menjadi sorotan utama dengan mempertunjukkan kolaborasi, inovasi yang berkelanjutan untuk industri fashion. Diantara perusahaan lokal Bali dan produsen garmen yang mengambil bagian dalam fashion show kali ini, ada tujuh peserta, yaitu Adam Pattern, Arti Bali, Richi Rich, Samas sama, Diva Swim, Swimwear Manufacturer Bali, dan Indonesian Fashion Chamber (IFC), Keberadaan tujuh garmen tersebut menjadi mitra Paramatex dalam bisnis fashion tanah air.

Baca Juga :  IKN dan INA Tandatangani Kemitraan Strategis untuk Meningkatkan Investasi Global di Ibu Kota Nusantara

“Seperti Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetap tetap satu. Masing-masing garmen meskipun fokus pada pembuatan pakaian, memiliki keahlian khusus yang berbeda. Mereka mengkhususkan diri dalam berbagai jenis pakaian, meda dari pakaian rerang, palasan clatraga, pakaian pesta, hingga pakaian sehari-hari yang menarik,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dalam fashion show ini, garmen-garmen tersebut menggunakan bahan kain dari Parmatex yang telah membangun reputasi sangat baik dalam industri busana. Paramatex sendiri telah meraih bintang 5 sempurna di Google Review, melalui kontribusi dari hampir 2.000 orang.

Baca Juga :  BPBD Badung Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana

Selama fashion show, sepuluh model tampil dengan begitu luwes dan memuku memperagakan koleka pakaian dari para garmen. Para model dipercantik oleh tim LTpro, yang merupakan make up resmi dalam acara Bali Fashion Network, dimana info lengkapnya bisa dicek melalui akun Instagram @paramatex.

“Paramatex menghadirkan komitmen yang sangat erat terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan dalam seluruh aspek operasionalnya. Mereka memahami bahwa bisnis bukan hanya tentang mencari keuntungan semata, melainkan juga tentang membawa dampak positif pada lingkungan dan masyarakat di sekitarnya,” imbuhnya. (aar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News