Kebakaran
Petugas pemadam kebakaran (damkar) saat memadamkan api di toko bahan bangunan Buana Indah. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Toko bahan bangunan Buana Indah yang berlokasi di Jalan Wr. Supratman, Kelurahan Penarukan, Buleleng hangus terbakar, pada Jumat (13/10/2023), sekira pukul 11.30 WITA. Gegara peristiwa tersebut kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Saat dikonfirmasi, Sabtu (14/10/2023), Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat toko dalam keadaan tutup. Dimana saat itu pemilik toko Teddy Cahyadi (71) menjenguk mertuanya yang sedang sakit, sementara semua karyawan pulang untuk istirahat makan siang.

Baca Juga :  Lewat Buleleng Education Expo 2026, Bupati Sutjidra Dorong Singaraja sebagai Kota Pendidikan

“Sekitar pukul 11.00 WITA, korban sudah pergi menjenguk mertuanya di Jalan Pulau Lombok karena sedang sakit,” ucap Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika.

Kemudian pria asal Kelurahan Kampung Baru, Buleleng dikabari salah satu karyawannya bernama Ketut Suara (36) asal Dusun Tukad Ampel, Desa Kubutambahan, Buleleng, bahwa toko bahan bangunan miliknya mengalami kebakaran.

Dimana saat itu saksi baru selesai istirahat makan siang namun setibanya di toko, saksi mendapati adanya kepulan asap yang diduga berasal dari salah satu outdoor AC toko bagian depan. Hal itu langsung dilaporkan saksi ke pemilik toko dan petugas pemadam kebakaran.

Selanjutnya tanpa menunggu lama, sebanyak 5 unit mobil damkar dan 1 unit water canon Polres Buleleng mulai berdatangan untuk memadamkan api, hingga akhirnya setelah kurang lebih empat jam penanganan akhirnya api berhasil mereda, namun proses pemadaman sisa-sisa kebakaran masih berlanjut hingga malam hari.

Baca Juga :  Bupati Sutjidra Dorong Semangat Harmoni Lewat Penyaluran Hewan Kurban di Buleleng

Kini akibat peristiwa tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian kurang lebih sekitar Rp1 miliar, lantaran bangunan toko berukuran 60×10 meter persegi beserta isinya sudah hangus terbakar. Dugaan sementara peristiwa tersebut terjadi akibat konsleting arus pendek listrik yang berasal dari outdoor AC.

“Tidak ada korban jiwa. Kerugiannya banyak hampir Rp1 miliar. Arus lalu lintas sempat terganggu, tapi sudah diamankan,” tandas AKP Darma.(dar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News