KADIN
Mantan Ketua HIPMI Badung periode 2019-2022 I Putu Gede Putra Adnyana, ST terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Badung. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Mantan Ketua HIPMI Badung periode 2019-2022, I Putu Gede Putra Adnyana, ST., terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Badung periode 2023-2028 dalam Musyawarah Kabupaten (MUKAB) ke-5 Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Badung pada Selasa (4/7/2023) di Aston Canggu Beach Resort, jalan Batu Bolong, Kuta Utara, Badung.

Sebagai calon tunggal Ketua KADIN Badung rupanya mendapatkan jalan mulus dari restu dan dukungan baik dari Dewan Penasehat, senior, dan rekan-rekan di KADIN Badung.

Alhasil, Muskab KADIN Badung dengan agenda sidang pleno hanya berjalan beberapa menit sudah menyepakati Gede Putra sebagai Ketua KADIN Badung yang baru untuk Periode 2023-2028, menggantikan Ketua KADIN Badung periode 2017-2022, I Made Sujana.

Ketua KADIN Badung terpilih Putra Adnyana berharap peran sinergi tripartit yakni antara KADIN bersama asosiasi pengusaha lainnya, juga pemerintah dan masyarakat yang akan mampu membangkitkan ekonomi di Badung.

Baca Juga :  Pj Gubernur Mahendra Jaya Bangga Semarapura Festival dapat Pengakuan Sebagai Kharisma Event Nusantara

Hal ini sesuai dengan tema MUKAB ke-5 KADIN Badung yakni ‘Mewujudkan KADIN Badung yang Inklusif, Transformatif, dan kolaboratif’.

“Tripartit dalam ekonomi itu kita saling ketergantungan, pemerintah tanpa pengusaha tidak mungkin jalan karena pemerintah perlu yang namanya pajak, dan pengusaha tanpa regulasi tentunya harus diatur sebagai pengusaha agar tidak ada perang antar dunia usaha. Masyarakat juga perlu karena itu membutuhkan lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Gede Putra juga menekankan antar anggota KADIN agar mengutamakan prinsip etika dalam berbisnis. “Kita boleh berbisnis, dan untung itu wajar namun satu jangan menikung teman, relasi, atau anggota KADIN,” ucap Ketua DPD Persatuan Kontraktor Listrik Indonesia (Paklina) Bali itu.

Sebagai asosiasi, ia menganalogikan KADIN sebagai kapal pesiar besar, mewah, megah dan indah yang masih diam berada dermaga. Yang diperlukan, kata dia, hanya perlu nahkoda yang siap untuk mengarungi lautan yang dalam dan luas.

Baca Juga :  PT Samator, Memimpin Industri Gas Indonesia

“Tentunya dalam perjalanan tentunya pasti nahkoda itu akan menghadapi badai, hujan, terjangan ombak, dan kerinduan terhadap keluarga. Maka itulah kita bersama-sama membangun semangat bagaimana caranya kapal itu sampai pada tujuan dan kapal berfungsi sebagai kapal,” gugahnya.

“Kapal itu harus kita fungsikan kita layari ke laut dan sehingga disanalah seorang pengusaha yang diuji mentalnya, jatuh bangun, naik turunnya usaha, dan kita teruji menjadi seorang pengusaha,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KADIN Bali, I Made Ariandi berharap dengan kepengurusan baru, KADIN Badung mampu lebih berperan aktif dalam melaksanakan tugas ekonomi di Badung. Terlebih tantangan pengusaha di Badung lebih berat karena lebih dekat berinteraksi dengan masyarakat global.

“Harapan kita KADIN mampu merubah tatanan ekonomi dari era lama ke era baru, era digital. Sebab Bali adalah salah satu high destinasi. Cita-cita Kadin harus dilakukan dengan benar dan bersunguh sungguh sehingga jangan sampai eksistensi para pengusaha di bawah naungan KADIN menjadi melempem karena dikalahkan oleh transisi kedatangan masyarakat dunia yang berkeinginan tinggal di Bali,” kata Ariandi.

Baca Juga :  IVENDO Dorong Kesadaran Pentingnya Even Berkelanjutan ke Pemangku Kebijakan dan Pelaku Industri

Senada, Ketua Dewan Penasehat KADIN Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya mengungkapkan perlunya regenerasi KADIN Badung mengingat asosiasi pengusaha di Badung ini menjadi barometer KADIN Bali. Selain terbilang memiliki anggota yang banyak, peran KADIN Badung diharapkan bisa berkolaborasi dengan asosiasi lainnya seperti PHRI, ASITA, HIPMI, desa wisata, dan lainnya.

“Sekarang kita perlu regenerasi. Kita berikan kesempatan mantan Ketua HIPMI Badung ini dan kita dukung bagaimana arah kebijakannya bisa bersama karena bersama asosiasi kita perlu berkolaborasi,” ujar Wakil Ketua PHRI Bali tersebut sembari menilai Gede Putra sebagai sosok pemimpin yang rendah hati. (bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News