Tukad Mati
Meriahkan HUT Ke-235 Kota Denpasar, Wawali Arya Wibawa Buka Lomba Mancing Air Deras di Bendungan Tukad Mati Umadui. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Karang Taruna Kusuma Praja Desa Padang Sambian Klod menggelar lomba mancing di air deras. Turut hadir sekaligus membuka lomba mancing tersebut Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bersama Anggota DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya, Camat Denpasar Barat, IB Made Purwanasara, serta Camat Denpasar Selatan, I Made Sumarsana yang ditandai dengan penebaran ikan lele di aliran Bendungan Tukad Mati Umadui, pada Minggu (26/2/2023).

Tampak pagi itu di aliran Bendungan Tukad Mati Umadui telah dipenuhi oleh peserta dan telah mempersiapkan peralatan dan umpan memancing di posisi masing-masing.

Baca Juga :  Kunjungi PMI, Grup Astra Bali Jalin Silaturahmi dan Pengembangan Program

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi pelaksanaan lomba mancing yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Kusuma Praja, Desa Padangsambian Klod ini dapat memberi ruang rekreasi yang positif kepada masyarakat dan para penghobi mancing.

“Disamping memberi tempat bagi para penghobi mancing serta memberi ruang rekreasi, pelaksanaan ini juga diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan aliran sungai Bendungan Tukad Mati Umadui,” kata Arya Wibawa.

Sementara Ketua Panitia Lomba Mancing Karang Taruna Kusuma Praja, I Putu Krisna Hermawan mengatakan bahwa lomba mancing ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh Karang Taruna Kusuma Praja. Selain itu pelaksanaan ini juga dalam rangka mengedukasi masyarakat sekitar untuk dapat menjaga kebersihan aliran sungai serta menyambut HUT ke-235 Kota Denpasar.

Lebih lanjut dikatakannya, adapun peserta yang mengikuti lomba ini kurang lebih 800 orang yang terhitung dari penjualan kupon.

Baca Juga :  Distan Denpasar Gandeng Yayasan BAWA Sisir Anjing Liar di Kelurahan Serangan, Lakukan Vaksin Rabies dan Sterilisasi

“Jenis ikan yang kami gunakan saat ini yaitu ikan Lele dengan total sebanyak 800kg dan penebaran dilakukan sebanyak 4 kali selama lomba berlangsung,” ujarnya.

“Kami berharap dengan pelaksanaan ini dapat mengedukasi masyarakat khususnya yang berada di dekat aliran Sungai Bendungan Tukad Mati Umadui agar taat menjaga kebersihan, selain mencegah banjir kedepannya aliran sungai ini dapat menjadi ekosistem yang sehat bagi mahluk hidup yang ada di aliran  Bendungan Tukad Mati Umadui,” pungkas Krisna Hermawan.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News