Komang Sumertajaya
Kadisnaker Kabupaten Buleleng, Komang Sumertajaya. Sumber Foto : Istiemwa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng berharap para pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Buleleng yang bekerja di Turki supaya dipulangkan dulu. Mengingat beberapa hari pasca gempa dahsyat yang mengguncang Turki masih terjadi beberapa gempa susulan disana.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng Komang Sumertajaya saat ditemui langsung Selasa (21/2/2023) mengatakan bahwa semenjak terjadinya gempa dahsyat yang menewaskan sejumlah warga, salah satunya dua warga yang bekerja disana asal Denpasar dan Klungkung. Pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Provinsi Bali untuk memastikan keadaan sekaligus kondisi sekitar 401 PMI asal Kabupaten Buleleng.

Baca Juga :  Sudah Berstatus Tersangka, Ketut Nekat Lagi Inapkan Anak Orang dan Menyetubuhinya

“Kita berharap bisa dipulangkan dulu supaya pulih dulu psikologis dan semangatnya baru kembali lagi bekerja kesana (Turki),” harap Sumertajaya.

Sementara itu berdasarkan informasi terakhir yang berhasil diterima dari BP2MI bahwa kondisi 401 PMI asal Kabupaten Buleleng di Turki masih dalam kondisi baik-baik saja atau aman. Namun demikian meski dinyatakan selamat dari gempa bumi Turki, ada kemungkinan para pekerja masih mengalami ketakutan sebab sampai Senin (20/2/2023) kemarin masih terus terjadi bencana alam gempa bumi susulan.

Kabupaten Buleleng sendiri menjadi penyumbang tenaga kerja terbanyak dibandingkan Kabupaten/Kota di Bali yang dimana dari 401 PMI sebanyak 63 orang laki-laki dan 338 perempuan dengan didominasi bidang pekerjaan spa dan hospitality.

“Kita terus koordinasi, informasinya Kementerian Luar Negeri melalui KBRI di Ankara, Turki telah menyiapkan fasilitas termasuk prosedur kepulangan para PMI jika terjadi sesuatu pasca bencana,” pungkasnya.

Baca Juga :  Awal Tahun 2024, Pasien Terkena DBD di Buleleng Capai 272 Orang

Sementara itu dilangsir dari sejumlah media perkembangan terakhir. Sudah terjadi gempa susulan di wilayah perbatasan Turki dan Suriah Senin (20/2/2023) waktu setempat. Kekuatan gempa susulan menyebabkan masyarakat panik dan berhamburan keluar dimana kekuatan gempa diperkirakan mencapai 6,4 magnitudo (M).(dar/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News