Penanaman Pohon
Penanaman Pohon Perindang di kawasan Jalan Mahendradatta, Denpasar, Rabu (18/1/2023). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemkot Denpasar melalui DLHK terus menggencarkan penataan wajah kota. Kali ini, penataan dilaksanakan dengan memperbanyak pohon perindang jalan. Dimana, sebanyak 50 pohon jenis Tanjung ditanam di Kawasan Jalan Mahendradatta dan sekitarnya pada Rabu (18/1/2023).

Kabid Tata dan Pertamanan Lingkungan Hidup DLHK Kota Denpasar, Ida Ayu Widhiyanasari mengatakan, penanaman kembali dan perawatan serta perompesan pohon perindang jalan terus dioptimalkan Pemkot Denpasar. Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan HUT Kota Denpasar ini bertujuan guna mempercantik wajah kota, serta memberikan kesan teduh bagi pengguna jalan raya.

Baca Juga :  Kanwil DJP Bali Bukukan Penerimaan Rp3,42 Triliun dan Tumbuh 23,69 Persen

Lebih lanjut dijelaskan, secara berkelanjutan, keberadaan pohon perindang tidak hanya untuk penghijauan semata, melainkan juga untuk meningkatkan kualitas udara serta menjaga stabilitas polusi udara.

“Pohon-pohon yang ditanam diharapkan bisa mengimbangi polusi udara akibat kendaraan bermotor, sehingga dapat menjaga kualitas udara di wilayah Kota Denpasar, termasuk juga mendukung kesehatan masyarakat,” ujarnya

Akrab disapa Dayu Widya menyebutkan, bahwa sebanyak 50 Pohon Tanjung ditanam. Dimana, secara bertahap akan terus diperbanyak untuk mendukung keindahan kota.

“Kedepan keberadaan pohon perindang akan terus ditambah, sehingga memberikan kesejukan dan keindahan terhadap wajah kota,” ujarnya

Baca Juga :  Ciptakan Tertib Administrasi, Desa Sidakarya Gelar Pendataan Penduduk Non Permanen

Selain penanaman, perawatan dan perompesan juga terus dioptimalkan. Dimana, pelaksanaan perompesan merupakan agenda penting dalam rangka mengantisipasi pohon tumbang saat cuaca ekstrem.

“Perompesan pohon perindang terus kami optimalkan, dan kami imbau kepada masyarakat agar ikut peduli mengawasi pohon perindang, dan untuk pohon di kebun rumah agar rutin dirawat sehingga tidak membahayakan,” ujarnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News