kpu bali
KPU Provinsi Bali Gelar Pelatihan Kehumasan, Hadirkan Senja Pratiwi sebagai Pembicara. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia KPU se-Bali dalam bidang kehumasan dan multimedia untuk pelaksanaan Sosialisasi Pemilu Serentak Tahun 2024 yang bersifat masif, KPU Provinsi Bali mengadakan Pelatihan Kehumasan dan Multimedia Sosialisasi Pemilu Serentak Tahun 2024. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari pada 20–21 Desember 2022 di The Crystal Luxury Bay Resort, Kuta Selatan dengan melibatkan tiga orang pembicara dan puluhan peserta dari KPU se-Bali.

Senja Pratiwi, dosen Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, didaulat menjadi salah satu narasumber dalam pelatihan tersebut dengan membawakan materi Public Speaking dan Hubungan Masyarakat.

Baca Juga :  Unud Terima Kunjungan National University of Sciences and Technology Pakistan

Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan dalam sambutannya menginstruksikan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik agar bisa mengimplementasikan hasil pelatihan ini di setiap KPU Kabupaten/Kota dengan harapan kedepannya KPU bisa melawan hoax dan menyampaikan informasi dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat.

Selama dua jam, Senja memaparkan pentingnya Public Speaking dalam kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan sosial, dan berorganisasi. Selain itu dikupas juga elemen Public Speaking, rintangan dan gangguan yang dihadapi dalam berbicara di depan publik, serta tips dan trik untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri. Kegiatan pelatihan juga diselingi dengan praktek langsung dan tanya jawab di akhir pertemuan. Pelatihan ini diikuti dengan sangat antusias oleh semua peserta.

Baca Juga :  Rektor Telkom University memberikan Kuliah Tamu di Program Studi Teknologi Informasi FT Udayana

“keahlian Public Speaking sangat penting untuk dikuasai dengan harapan agar dapat meningkatkan kompetensi, kepercayaan diri, dan kemampuan komunikasi SDM di lingkungan KPU se Bali agar lebih siap lagi menghadapi perhelatan akbar di 2024,”ungkap Senja.

Bahkan mereka tidak segan mengeluarkan segala keluh kesah yang dihadapi selama ini terkait sosialisasi Pemilu ke masyarakat. Salah satu tantangan yang menjadi kendala terbesar yang dihadapi saat berinteraksi dengan masyarakat adalah cara menyampaikan informasi ke generasi muda yang sulit menerima pemahaman tentang politik. Dalam pelatihan dijabarkan pula beberapa opsi aksi yang bisa dilakukan untuk mengambil hati anak muda agar dapat menunjukkan partisipasi aktifnya dalam pemilu.

Baca Juga :  Calon Anggota Muda BEM FKH Unud Kelompok Tiga Gelar Kegiatan Edukasi Masyarakat

Selain itu, berbagai pertanyaan yang berkaitan dengan cara-cara berkomunikasi juga dilontarkan peserta dari seluruh Kabupaten dan Kota se-Bali sehingga waktu dua jam yang dialokasikan terlewati dengan begitu cepat karena peserta merasa enjoy dengan pemaparan yang diberikan serta latihan yang dilakukan. (unud.ac.id/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini