Men Tempeh
Datang ke Jembrana, Menparekraf Nostalgia Kuliner Legendaris Ayam Betutu Men Tempeh. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Jembrana Bali. Saat kunjungan itu, Sandiaga beserta rombongan didampingi Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyempatkan diri kulineran di rumah makan legendaris Ayam Betutu Men Tempeh yang berlokasi di Kelurahan Gilimanuk, Kamis (29/12/2022).

Sandiaga mengatakan, Betutu Men Tempeh adalah salah satu kuliner wajib saat berada di Bali. Apalagi Betutu Men Tempeh juga menu favorit keluarganya jika mengunjungi Jembrana.

Sehingga kedatangannya ke Jembrana kali ini membangkitkan nostalgia kembali kenangan semasa kecil kerap kali diajak orang tuanya makan Betutu Men Tempeh.

“Saya teringat waktu dulu masih SD dan SMP ketika menyembrang ke Bali bersama orang tua selalu mampir di sini (Men Tempeh, red),” ujar Menteri Sandiaga Uno.

Baca Juga :  Jembrana Bersholawat, Ribuan Umat Muslim Padati Twin Tower Jembrana

Ia menambahkan, rumah makan ini berdiri sejak tahun 1978. Kuliner ini juga favorit wisatawan yang masuk Bali lewat jalur darat biasanya akan singgah dulu untuk makan di Gilimanuk.

“Hari ini memasak 100 ayam sold out semua. Ini sudah generasi ke dua dan menjadi idola dari wisatawan, jadi luar biasa sekali,” ucapnya.

Salah satu keunggulan ayam betutu menurut Menteri kelahiran Pekanbaru itu adalah rasanya yang pedas dengan adonan bumbu Bali.

Kendati rasanya pedas, ia mengakui makan betutu makannya jadi banyak karena  selalu ingin nambah.  Cita rasanya yang pedas itulah yang menjadi keunggulan ayam betutu.

Baca Juga :  Luncurkan Aplikasi PIJAR, Bupati Tamba Dorong Siswa Kreatif Kedepankan Teknologi Pembelajaran

“Ya meski sangat pedas namun saya pingin nambah terus.  Hari ini kami di kuliner, besok rumah tenun dan yang terpenting adalah mekepung di Sirkuit All In One,” ungkapnya.

Kehadiran Menparekraf RI ke Bumi Mekepung juga dalam rangka meresmikan Sirkuit All In One Desa Pengambengan sekaligus meninjau destinasi wisata yang ada di Kabupaten Jembrana.

Sandiaga juga sempat berdiskusi panjang lebar dengan Bupati I Nengah Tamba terkait pengelolaan pariwisata di Bumi Mekepung Jembrana.

Menurutnya dengan dilintasinya Jembrana nanti oleh jalan tol yang menghubungkan antara Denpasar-Jembrana harus dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pariwisata Jembrana. Mengingat jarak pangkas Denpasar-Gilimanuk akan dipangkas sehingga memudahkan arus wisatawan berkunjung ke Jembrana.

Baca Juga :  Pertama di Bali, Seribu UMKM Jembrana Dapat Sertifikat Halal

“Kita bersiap-siap karena Jembrana akan dilintasi jalan tol yang akan menghubungkan Denpasar-Jembrana yang akan rampung pada tahun 2025 mendatang.  Jadi kita harus siapkan ekosistem pariwisatanya karena semuanya akan berpindah ke jembrana jadi ini optimisme kita, sehingga ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif harus disiapkan,” tandasnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News