High Level
Bupati Sanjaya Hadiri High Level Meeting Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2023 Pemprov Bali. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Sebagai upaya langkah antisipasi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan dan nasional yang mungkin bisa menyebabkan inflasi, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM., didampingi Sekda dan OPD terkait mengikuti kegiatan High Level Meeting menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023 yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Bali, Jumat (16/12/2022).

High Level Meeting ini dilangsungkan di ruang rapat Gedung Gajah Rumah Jabatan Gubernur Bali Jln. Surapati No. 1 Denpasar dan dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Turut hadir saat itu, Bupati/Wali Kota se-Bali beserta jajaran, Kepala Kantor Perwakilan BI, Kepala BPS, dan Kepala Perum Bulog Regional Provinsi Bali, Kepala OPD serta Kepala BUMD terkait di lingkungan Pemprov Bali.

Baca Juga :  "Try Out" UN Kejar Paket C, Ini Yang Diujikan

Dalam arahannya saat itu, Gubernur Koster mengatakan, bahwa High Level Meeting ini digelar dalam rangka mengkoordinasikan isu strategis yang berpengaruh terhadap inflasi di Bali, sehingga perlu dilakukan langkah strategis dan kebijakan percepatan pengendalian inflasi di Bali melalui keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif dengan melibatkan para pemangku kepentingan.

Mengingat Begitu pentingnya kegiatan bagi perkembangan perekonomian di Bali, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran dari seluruh Bupati/Walikota se-Bali beserta jajaran dan undangan terkait lainnya. Dimana fokus pembahasan kali ini terkait upaya percepatan pengendalian inflasi 4 bulan kedepan serta peningkatan kerjasama antar daerah Kabupaten/Kota se-Bali menjaga kestabilan harga kebutuhan pangan.

Baca Juga :  Touring Perdana Komunitas Honda ADV150 Indonesia

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali dalam pemaparannya saat itu, terkait perkembangan ekonomi global tahun 2023 diperkirakan menurun dari tahun 2022. Pertumbuhan ekonomi global dikatakannya menghadapi resiko koreksi yang dapat lebih rendah dan resesi yang tinggi di beberapa negara termasuk AS dan Eropa yang dipengaruhi oleh berlanjutnya geopolitik yang memicu pragmentasi ekonomi, perdagangan dan investasi, serta dampak pengetatan kebijakan moneter yang agresif.

Sementara, disela-sela kegiatan, Bupati Tabanan mengatakan sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemprov Bali dalam rangka antisipasi gejolak harga, khususnya kebutuhan pangan yang disebabkan oleh meningkatnya permintaan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023.

Baca Juga :  Hari Pertama Puasa Ramadhan, Polsek Busungbiu Tingkatkan Pengawasan dan Pengamanan Wilayah

High Level Meeting ini dikatakan Sanjaya sangat penting dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok pangan dan lainnya juga terkait kestabilan harga, khususnya di Bali dan di Kabupaten/Kota se-Bali.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini