Badung
Sekda Adi Arnawa saat menghadiri karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Banjar Adat Padang Bali di Pura Sedahan, Desa Dalung, Kuta Utara, Sabtu (5/11/2022). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bertepatan rahina saniscara kliwon, tumpek landep, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Wayan Adi Arnawa mewakili Bupati Badung menghadiri karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Banjar Adat Padang Bali di Pura Sedahan, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung, Sabtu (5/11/2022).

Turut hadir Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, Anggota DPRD Badung, Gede Aryantha, Camat Kuta Utara, I Putu Eka Parmana, Perbekel Desa Dalung, Gede Putu Arif Wiratya, Kelian Adat Banjar Padang Bali, I Gusti Ngurah Surantaja, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. Selain Sekda Adi Arnawa juga mesimakrama dengan masyarakat pengempon pura setempat, diakhir kesempatan Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa menyerahkan bantuan sebesar Rp10.000.000.

Baca Juga :  "Try Out" UN Kejar Paket C, Ini Yang Diujikan

Dalam sambra wacananya Sekda Adi Arnawa mengatakan Pemerintah Kabupaten Badung melalui kepemimpinan Bapak Bupati Badung berkomitmen untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dalam hal ini untuk meringankan beban masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Badung. Sekda Adi Arnawa mengapresiasi pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih Kalpa Banjar Adat Padang Bali. Sekda juga mengapresiasi masyarakat pengempon pura yang sudah bersatu dalam melaksanakan upacara Karya Ngenteg Linggih.

“Ini merupakan wujud sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa melalui yadnya yang telah dilaksanakan. Semoga karya ini berjalan baik dan lancar sesuai harapan krama, labda karya sida sidaning don. Untuk itu kami mewakili pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa bersatu agar tercipta keamanan serta kondusifitas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mahasiswa UGM Ciptakan Aplikasi Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Sementara itu Kelian Adat Banjar Padang Bali, I Gusti Ngurah Surantaja menyampaikan terimakasih kepada murdaning jagat Badung yang dalam hal ini diwakili Sekda Badung yang sudah berkenan hadir sekaligus ikut mendoakan dan ngerastiti serangkaian karya ngenteg linggih. Pihaknya melaporkan dudonan karya sudah dimulai dari tanggal 10 oktober dengan mepakeling karya, tanggal 31 oktober dilaksanakan mecaru/ tawur dan hari ini merupakan puncak karya pujawali dan hari terakhir tanggal 8 oktober dilaksanakan mekebat daun, nyenuk dan nyineb.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini