Badung
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Badung, I.B Gede Arjana memimpin apel peringatan hari Puputan Margarana serta tabur bunga di Monumen Carangsari, Jumat (18/11/2022). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Guna mengenang jejak perjuangan serta pengorbanan pahlawan I Gusti Ngurah Rai, dilaksanakan kegiatan napak tilas dengan mengusung pataka, panji-panji dan surat sakti. Setelah melakukan napak tilas dari Puspem Badung, pasukan pembawa pataka, panji-panji dan surat sakti Pahlawan Nasional Brigjen TNI (Anumerta) I Gusti Ngurah Rai tiba di Tugu Monumen Pahlawan I Gusti Ngurah Rai, Desa Carangsari, Petang, Jumat (18/11/2022) siang.

Disana dilakukan penyambutan, acara apel peringatan hari Puputan Margarana serta tabur bunga. Acara apel dipimpin Bupati Badung yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Badung, I.B Gede Arjana. Acara dihadiri Kadis Sosial ,I Ketut Sudarsana, unsur Forkompimcam Petang, Tokoh Puri Carangsari, Legiun Veteran se-Kecamatan Petang serta Pemuda Panca Marga. Setelah apel, rombongan pataka dan panji-panji menuju Puri Carangsari. Besok melanjutkan napak tilas menuju candi margarana untuk upacara peringatan Hari Puputan Margarana 20 November 2022.

Baca Juga :  Delegasi FK Borong Tiga Gelar Juara Kompetisi Ilmiah Nasional

Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I.B Gede Arjana menyampaikan, atas nama Pemkab Badung sangat menyambut baik kegiatan napak tilas jejak pahlawan I Gusti Ngurah Rai yang dilaksanakan dengan penuh nasionalisme. Besar harapannya agar semangat perjuangan ini dapat terus berkobar dalam semangat membangun negeri, tanpa mengenal lelah dan pantang menyerah untuk terus mengisi diri dalam mempersiapkan estapet kepemimpinan bangsa.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa Tugu Monumen perjuangan pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai ini berada di tempat kelahiran Beliau yakni di Desa Carangsari. Kegiatan ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan jasa-jasa para pahlawan kusuma bangsa khususnya yang tergabung dalam pasukan Ciung Wanara dalam mempertahankan kemerdekaan jagat bali.

Baca Juga :  SDN 1 Renon Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional

“Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengenang pengorbanan para pejuang yang sangat gigih dan pantang menyerah, dengan berbekal bambu runcing, keris, tombak serta beberapa pucuk senjata mampu mempertahankan keutuhan NKRI. Sejarah dunia pun mencatat, betapa gigih, perkasa dan ksatrianya para pejuang kita dalam menghadapi musuh serta mengusir para penjajah dari muka bumi Indonesia yang kita cintai,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengharapkan para generasi muda sebagai penerus cita-cita proklamasi kemerdekaan Indonesia, sudah sepatutnya tetap memegang teguh semangat puputan warisan para pejuang. Karena kemerdekaan yang diraih dan dinikmati sekarang ini merupakan hasil perjuangan seluruh bangsa Indonesia dengan segenap jiwa raga dan tetesan darah pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa.

Baca Juga :  Bupati Serahkan BKK 1 M di Desa Adat Dukuh Moncos

“Semoga kita semua senantiasa dapat meneladani semangat dan jiwa patriotisme para pahlawan, dengan mempererat persatuan dan kesatuan serta tekad kuat membangun daerah sebagai bagian integral pembangunan bangsa untuk mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, adil dan makmur,” harapnya.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini