ft unud
Asep Andang Raih Gelar Doktor pada Promosi Doktor FT Unud. SumberFoto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Program Studi Doktor Ilmu Teknik (PSDIT) Fakultas Teknik Universitas Udayana pada Senin (7/11/2022), bertempat di Ruang Aula Wiswakarma Universitas Udayana, melaksanakan ujian terbuka (promosi Doktor) yang ke-45. Promovendus atas nama Asep Andang dengan judul disertasi Pemodelan Finite Control Set Model Predictive Control Untuk Hybrid Active Power Filter Pada Jaringan Industri. Promovendus dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan

Dr. Ir. Asep Andang, ST., MT., dalam paparannya menyampaikan bahwa kehadiran harmonisa pada jaringan listrik mengakibatkan berbagai kondisi yang mengurangi kualitas daya listrik. Berbagai akibat adanya harmonisa antara lain kondisi operasional mesin yang tidak optimal dan sistem proteksi yang tidak beroperasi dengan baik, sangat mengganggu kinerja sistem.

Baca Juga :  GoBali's Kembali Gelar Welcome Ceremony Summer Semester 2022, Setelah 2 Tahun Full Daring

“Oleh sebab itu diperlukan penanganan bagaimana mengurangi bahkan menghilangkan harmonisa pada jaringan,” pungkasnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kendali Finite Control Set – Model Predictive Control, dapat diaplikasikan pada berbagai Hybrid Active Power Filter baik untuk satu fasa, tiga fasa tiga kawat maupun tiga fasa empat kawat. Hybrid Active Power Filter tiga fasa empat kawat dengan menggunakan kendali Finite Control Set Model Predictive Control mampu bekerja menurunkan arus harmonisa pada kondisi beban nonlinier yang bervariasi sehingga THD arus rata-rata dibawah 5%, pada kondisi beban tidak seimbang Hybrid Active Power Filter ini mempunyai kemampuan selain menurunkan harmonisa pada beban juga mampu menyeimbangkan beban sehingga menurunkan arus netral sehingga nilai keseimbangan %Iunb menjadi kurang dari 1%.

Baca Juga :  Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Melepas 65 Orang Calon Wisudawan

“Pada kondisi dinamik proses transien kendali mempunyai rentang waktu satu periode frekuensi fundamental untuk mencapai kondisi steady state. Kondisi kesimbangan beban juga dapat dijaga, setelah pemasangan Hybrid Active Power Filter berada dibawah 1%,” imbuhnya. (unud.ac.id/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini