Tukad Yeh Ho
Seorang Pria Dinyatakan Hilang Terseret Arus Saat Mandi di Tukad Yeh Ho. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Seorang pria, warga Banjar Dinas Langan, Desa Belumbang, Kecamatan Kerambitan, I Ketut Suada (49), dinyatakan hilang karena terseret arus saat mandi di Tukad Yeh Ho pada Kamis (27/10/2022).

Menurut keterangan kakak korban, I Nyoman Suranada (54) mengatakan, adiknya itu dikatakan hilang terseret arus karena jatuh terpeleset saat mandi di sungai tersebut. Pakaian yang dipakai adiknya itu ditemukan di jalan penghubung antara Belumbang Kaja dan Banjar Mambang Celuk, Desa Mambang, Kecamatan Seltim.

Sementara itu, kesaksian I Made Astawan (43) menyebutkan, pada Rabu (26/10/2022) sekitar pukul 18.00 Wita, ketika hendak menyeberang jalan di atas sungai tersebut dari Banjar Dinas Mambang Celuk menuju ke Banjar Dinas Belumbang Kaja, melihat Suada sedang mandi sendirian di sungai, dengan hanya memakai celana dalam. Saksi pun sempat menyapa Suada, dan kemudian pulang ke rumah.

Begitu juga dengan kesaksian sang adik, I Wayan Suta (48), yang juga mengaku sempat melihat Suada pada Rabu (26/10/2022) sekira pukul 17.45 WITA. Saksi sempat melihat kakaknya itu hendak menyeberang, dan menyarankan agar tidak menyeberang ke Banjar Dinas Mambang Celuk.

Baca Juga :  Pemprov Bali Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi

Keesokan hari, Kamis (27/10/2022) sekitar pukul 08.00 WITA, ada warga yang menemukan pakaian yang diduga milik Suada di pinggir sungai, juga sepeda motor Suzuki Thunder warna hitam nopol DK 2014 HO yang diparkir di pinggir jalan Subak Sungsang di Banjar Dinas Belumbang Kaja, berjarak sekitar 10 meter dari sungai tempat Suada mandi.

Pihak keluarga pun curiga atas temuan tersebut, dan bersama masyarakat kemudian berusaha untuk mencari di seputaran sungai tersebut. Namun, sampai saat ini Suada belum ditemukan.

Baca Juga :  Pangdam Terima Kunjungan Kepala OJK dan Kakanwil Kementerian Kumham RI Wilayah Bali

Terkait peristiwa itu, Kalak BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kepolisian.

“Kami bersama masyarakat masih melakukan pencarian terhadap korban (Suada), dan sampai saat ini masih dinyatakan hilang. Berhubung hari sudah menjelang malam, upaya pencarian akan dilanjutkan lagi besok,” ujarnya. (ita/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini