Sekda Kota Denpasar
Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana saat membuka Archipelago Food Festival ke-18 serangkaian HUT Archipelago Internasional ke-25 di Denpasar, Sabtu (15/10/2022) malam. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemkot Denpasar memberikan apresiasi Archipelago Food Festival ke-18 yang digelar di Quest San Hotel, Denpasar, Sabtu (15/10/2022) malam. Hal tersebut diungkapkan Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana usai membuka acara yang dirangkaikan dengan peringatan 25 tahun Archipelago International melayani dan memberikan pengalaman, serta penuh makna kepada para tamu.

Sekda Alit Wiradana mengatakan, Archipelago Food Festival ke-18 yang dilaksnaakan serangkaian peringatan HUT Archipelago Internasional ke-25 sejalan dengan program Pemkot Denpasar dalam pengembangan pariwisata. Terlebih kegiatan ini menghadirkan beragam sajian kuliner nusantara, termasuk Bali khususnya.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Denpasar memberikan apresiasi pelaksanaan kegiatan ini, tentunya selain mampu memperkenalkan kuliner nusantara, kegiatan ini juga mendukung pemulihan pariwisata dan memberikan branding di Kota Denpasar pasca pandemic,” ujarnya sembari berharap dukungan semua pihak yang tergabung dalam Archipelago Internasional untuk bersama mensukseskan KTT G20 di Bali.

Presiden dan CEO Archipelago International Archipelago Food Festival-Bali, John M. Flood bercerita, perayaan ulang tahun perak ini mengembalikan ingatan bahwa Archipelago Internasional bermula pada titik awal yang sederhana. Dimana, tantangan yang tidak mudah berhasil dilewati dengan maju ke masa depan yang penuh harapan.

Baca Juga :  Buang Limbah Kotoran Babi Ke Sungai, Pelanggar Kebersihan Didenda 1,5 Juta Rupiah

“Selama 25 tahun, Archipelago Internasional tetap berkomitmen pada misi untuk terus melampaui harapan tamu di semua hotel. Lebih jauh dari itu kami berharap mampu membantu staf dalam mengembangkan karir, serta mendukung para pemilik dalam merancang, menciptakan, dan berhasil mengoperasikan hotel ‘terbaik di kelasnya’ yang dapat mereka banggakan, dan kami berencana untuk mempertahankannya untuk tahun-tahun yang akan datang,” kata John M. Flood

Director of Corporate Communications and Public Relations Archipelago, Sari Kusumaningrum mengatakan, dalam misi tahun ini, Archipelago Internasional  menggelar beberapa kegiatan, yakni Rich in Culinary yang dikemas dalam final kompetisi Archipelago Young Chef Challenge, Appreciation Dinner serta perayaan Archipelago ke-18 yang berkolaborasi dengan beberapa chef dari Bali dan Jawa Timur. Sementara untuk menu, tema yang diangkat yakni ‘Pesona Nusantara’ dengan menyajikan makanan rumahan.

Baca Juga :  Dekranasda Bali Fasilitasi UMKM Gelar Pameran Sebulan Penuh

“Kami melakukan branding dengan para chef untuk menyajikan masakan- masakan nusantara dari setiap daerah khususnya, dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Sementara itu, Ganeral Manager Quest San Hotel Denpasar, I.G.B Agung Sudhaji Nendra mengatakan, Archipelago Food Festival menjadi acara andalan bagi grup hotel Archipelago International. Dimana, kegiatan ini dilaksanakan dengan menyasar berbagai kota di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan beragam produk kuliner yang disajikan di hotel-hotel yang tergabung dalam Archipelago.

“Kami semua bersinergi untuk pariwisata Bali dan yang kedua juga untuk memeriahkan 25 tahun Archipelago Internasional,” ujarnya.

Untuk diketahui, acara ini diikuti oleh 15 Executive Chef yang bernaung di hotel Archipelago International wilayah Jawa Timur dan Bali. Executive Chef yang bergabung adalah perwakilan dari Archipelago International, Quest Hotel San Denpasar, ASTON Canggu Beach Resort, ASTON Denpasar Hotel & Convention Center, Harper Kuta Bali, Quest Hotel Kuta, Favehotel Kuta Kartika Plaza, Hotel NEO Denpasar, ASTON Kuta Hotel & Residence, Hotel NEO Kuta Legian, Favehotel Sunset Seminyak, ASTON Inn Gresik, ASTON Banyuwangi Hotel & Conference Center, favehotel Malang dan The Alana Surabaya.

Baca Juga :  Kapolres Badung Lepas Merdeka Run

Dimana, para tamu dapat menikmati kurang lebih 200 menu dari seluruh Nusantara, di antaranya makanan khas Jawa Timur seperti Rawon dan Rujak Cingur, makanan khas Jawa Tengah seperti Soto Kudus dan Tahu Gimbal, makanan khas Nusa Tenggara Barat yaitu Sate Rembiga dan Beberuk, makanan khas Bali yaitu Bebek Betutu dan Sate Lilit, dan lainya. Termasuk makanan penutup dan aneka minuman yang dimasak oleh para Executive Chef dengan kapasitas kurang lebih 350 orang dan tak lupa terdapat juga 15 stand produk UMKM yang bervariasi. Serta tak lupa turut berkerjasama dengan UMKM lokal dan Band Lokal Bali untuk memeriahkan acara Archipelago Food Festival, seperto The Side Effect dan Lolot Band.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini