kecelakaan lalu lintas
Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas di kilometer 26.900 Jalan Utama Singaraja-Gilimanuk. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Apes dialami Putu Mangku (82) dan Ni Made Cinta (67) asal Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt. Mereka harus kehilangan nyawa setelah ditabrak truk tangki pada Jumat (14/10/2022) sekitar pukul 15.30 WITA di kilometer 26.900 Jalan Utama Singaraja-Gilimanuk Wilayah Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya menyampaikan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Utama Singaraja-Gilimanuk Kilometer 26.900 itu melibatkan sepeda motor dan sebuah truk tangki. Dimana kronologi awal sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DK 2363 GBC yang dikemudikan Putu Mangku asal Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt dengan membonceng kerabatnya datang dari arah Singaraja menuju ke arah barat.

Baca Juga :  Tindaklanjuti Rakor Pengelolaan Sampah, Gubernur Pastika Rapat Terbatas dengan Bupati Badung dan Walikota Denpasar

Sesampainya di lokasi kejadian sepeda motor korban mengalami slip ban dan seketika membuat pengendara dengan kerabatnya terjatuh kanan jalan. Sementara diwaktu yang bersamaan datang sebuah mobil truk tangki dengan nomor polisi DK 8378 CH yang dikemudikan Ida Bagus Dwiama Putra (40) asal Kelurahan Banyuasri, Singaraja dari arah barat lalu menabrak keduanya hingga terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Pengendara sepeda motor sebelum tertabrak diduga mengalami slip ban lalu terjatuh kekanan saat itu truk datang lalu menabrak keduanya,” ungkap AKP Sumarjaya.

Baca Juga :  Pembekalan Pecalang di TPB Margarana

Akibat kejadian itu pengendara sepeda motor Honda Beat serta yang dibonceng harus kehilangan nyawa setelah ditabrak truk. Dimana pengendara yakni Putu Mangku mengalami cidera kepala berat (CKB) lecet pada wajah, tangan kanan, kaki kanan, robek pada dada kiri dan dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan yang dibonceng yakni Made Cinta mengalami CKB, tangan kanan robek dan patah, benjol pada dahi, dan dinyatakan meninggal dunia.

“Keduanya sempat dibawa ke Rumah Sakit Santhi Graha Seririt sebelum akhirnya sudah dinyatakan meninggal dunia. Lalu untuk sopir truk masih dalam keadaan sehat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Perkuat Rantai Pasok UMKM di Bali, Pertamina dan Kemenparekraf Gelar Pra Temu Bisnis

Sementara itu dugaan penyebab kecelakaan lalu lintas itu lantaran kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Beat yang mengalami slip ban dan terjatuh ke kanan jalan sebelum akhirnya ditabrak truk.

“Kecelakaan masih ditangani Unit Laka Lantas Polres Buleleng dugaan sementara pengendara motor kurang berhati-hati dan mengalami slip ban sebelum tertabrak oleh truk,” pungkasnya.(dar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini