Tapakan
Bupati Sanjaya Hadiri Pasupati Ida Bhatara Tapakan Pura Dalem Desa Adat Tajen. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Perwujudan komitmen dalam mendukung pelestarian seni, tradisi, adat, agama dan Budaya, Pemkab Tabanan selalu berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat. Hal itu dibuktikan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM., dengan menghadiri undangan Pemlaspasan dan Pasupati Ida Bhatara Tapakan di Pura Dalem Desa Adat Tajen, Kecamatan Penebel, Tabanan, Senin (31/10/2022).

Tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WITA, Orang nomor satu di Tabanan yang saat itu didampingi oleh anggota DPR RI, I Made Urip, salah satu anggota DPRD Provinsi Bali dan DPRD Tabanan, Sekda, dan OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Penebel, disambut antusias oleh krama masyarakat Desa Adat Tajen bersama Perbekel, Bendesa Adat, tokoh Adat dan tokoh masyarakat setempat. Kemudian menuju ke Luhur Dalem melaksnakan persembahyangan bersama.

Usai persembahyangan, Sanjaya menegaskan, selaku Kepala Daerah akan selalu berkomitmen dan bekerja keras mewujudkan pembangunan yang menyeluruh di Kabupaten Tabanan. Tidak hanya memberikan dukungan pada sektor seni, tradisi, adat, agama dan budaya, namun juga melakukan penguatan di segala sektor guna mewujudkan masyarakat yang Aman, masyarakat yang Unggul, serta masyarakat yang Madani.

“Titiang di Pemkab selalu mendorong, begitu juga apa yang sering disampaikan Bapak Gubernur dalam rangka menjalankan visi Provinsi dan Kabupaten yang selaras, yakni Sat Kerthi Loka Bali. Menjaga keseimbangan dan keharmonisan, baik krama-nya, adatnya maupun lingkungan dan budayanya secara sekala dan niskala. Ada pelestarian yang perlu dijaga dan diwujudkan, ini sangat penting,” ucap Sanjaya.

Baca Juga :  Tinjau Latihan, Bupati Eka Pastikan Kesiapan Penari

Menurut Sanjaya, apa yang telah dilakukan oleh krama Desa Adat Tajen sangat sesuai dengan visi Provinsi maupun Pemkab. Dengan rasa kekompakan dan kebersamaan yang tinggi, Sanjaya meyakini masyarakat Desa Adat Tajen menginginkan kesejahteraan di masyarakat juga sebagai wujud bhakti kehadapan Ida Sesuhunan.

Untuk itu, Sanjaya sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Adat Tajen dan berharap semangat kebersamaan dan kekompakan yang telah ada terus ditingkatkan.

“Titiang di Pemerintah Kabupaten Tabanan dan teman-teman di DPRD, pasti akan selalu menyerap aspirasi masyarakat, baik itu di Parahyangannya, maupun menyangkut di Pawongannya maupun di Palemahannya. Kalau masyarakat disini sudah Adung, asah, asih, asuh, dengan pemerintah, saya yakin pemerintah akan memperhatikan masyarakat dan masyarakat juga saling peduli dengan apa yang menjadi program pemerintah. Inilah yang kita harapkan,” imbuh Sanjaya.

I Gusti Made Sukerta selaku Perbekel Tajen, mengucapkan terimakasih atas upasaksi yang dilakukan oleh Bupati Tabanan beserta DPRD Pusat, Provinsi dan Kabupaten Tabanan dan jajaran. Ia menyampaikan, bahwa penyungsung dari Ida Bhatara Tapakan Pura Dalem Tajen adalah 5 Banjar Adat, yakni Banjar Adat Dauh Yeh, Jeroan, Kutabali, Sedahan dan Pande, yang terdiri dari sekitar 650 Kepala Keluarga. Kemudian di Desa Dinas Tajen dikatakan terdapat dua Desa Adat, yakni Tajen dan Cepik yang bersatu dalam upacara Yadnya ini.

Baca Juga :  Hari Raya Kuningan, Bupati Tabanan Ikuti Persembahyangan Piodalan Kahyangan Jagat Bali Pura Luhur Pakendungan

Semoga Bapak Bupati dan undangan lainnya, bersedia memberikan penglingsir kami Jero Bendesa Adat dan tiang selaku Perbekel di Desa Tajen, agar tidak surut-surut memberikan saran dan arahan, sehingga masyarakat kami tetap kompak bersatu dalam mewujudkan semua program pembangunan pemerintah, khususnya di Desa Adat Tajen pintanya, sembari kembali menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta undangan lainnya.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini