fkh unud
Pelatihan Tim Vaksinasi PMK. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dinas Pertanian Provinsi Bali bersama dengan Kementan RI (Kementerian Pertanian Republik Indonesia), AIHSP (Australia Indonesia Health Security Partnership), dan Pemerintah Australia (Government of Australia) melaksanakan kegiatan pelatihan TIM Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang bertempat di HARRIS Hotel & Residences Sunset Road, Kamis (15/9/2022).

Kegiatan ini berguna memperkuat dan memastikan semua elemen yang terlibat dapat melakukan kewajibannya dengan sebagaimana mestinya. Kegiatan ini dihadiri oleh dinas pertanian di empat kabupaten yaitu Badung, Gianyar, Tabanan dan Jembrana. Turut hadir mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana yang ikut ambil andil dalam kegiatan vaksinasi kali ini.

Baca Juga :  Wawali Arya Wibawa Pimpin Peringatan Hari Otoda di Kota Denpasar, Dua Penghargaan Nasional Diterima Wali Kota Jaya Negara

Kegiatan dibuka dengan sambutan-sambutan oleh Dinas Provinsi Bali, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemerintah Australia, dan Direktorat Jendral Kesehatan Hewan Kementan RI.

Dalam sambutan tersebut disebutkan bahwa, kegiatan ini merupakan suatu bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Bali dalam menanggulangi Penyakit Mulut dan Kuku di Indonesia khususnya di Bali jelang diadakannya pertemuan tingkat tinggi G-20. Kegiatan ini juga didukung oleh bantuan-bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Australia sehingga pengadaan vaksin dapat teratasi serta diharapkan target vaksinasi minimal 80% dapat tercapai.

Baca Juga :  Tekan Inflasi, Pj Gubernur Bali Minta Pemkab Manfaatkan Tanah Provinsi Untuk Menanam Bahan Pangan

Pelatihan dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas vaksinator dan handler, dan kelas recorder/data encoder. Kelas Vaksinator dan Handler diisi dengan pemberian materi mengenai pengenalan PMK, Biosecurity, Cold Chain, Teknik Vaksinasi, dan Teknik Handling yang dibawakan oleh Kementan RI. Sedangkan kelas recorder diisi dengan pengenalan PMK, pengenalan aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), dan demonstrasi pengaplikasiannya. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan konsolidasi rencana pelaksanaan vaksinasi di masing-masing kabupaten.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana disebar dalam Tim Vaksinasi di dua kabupaten yaitu Kabupaten Gianyar dan Tabanan. (unud.ac.id/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News