Bunda Paud Kabupaten Badung
Bunda Paud Kabupaten Badung, Ny. Seniasih Giri Prasta HIMPAUDI Kabupaten dan Kecamatan Periode 2022-2027 serta Pengukuhan Bunda Paud Kecamatan dan Bunda Paud Desa/Kelurahan di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Selasa (27/9/2022). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Kabupaten Badung, Ny. Seniasih Giri Prasta melantik sekaligus menyematkan PIN kepada Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Badung Periode 2022-2027, pengurus HIMPAUDI Kecamatan se-Badung, dilanjutkan dengan Pengukuhan Bunda Paud Kecamatan dan Bunda Paud Desa/Kelurahan dan Pembukaan Diklat Dasar Tahun 2022 di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Selasa (27/9/2022).

Turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Made Suwardana, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, I Gusti Made Dwipayana, Organisasi Kewanitaan Kabupaten Badung, Camat se-Badung, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Badung, beserta para undangan lainnya.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan dan Stakeholder Bangun Ekosistem Anti Fraud untuk Program JKN

Ditemui seusai melantik Pengurus HIMPAUDI, Bunda Paud Kabupaten Badung, Ny. Seniasih Giri Prasta mengatakan, selaku Bunda Paud Kabupaten Badung, dirinya tidak bisa bergerak sendiri, perlu adanya kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, apalagi ada Bunda Paud di masing-masing Kecamatan Desa maupun Kelurahan.

“Kegiatan ini sangatlah bagus, dikarenakan anak-anak kami harus cerdas. Dalam arti, kita selaku Bunda Paud harus mengawasi anak-anak kami dari usia 0-2 Tahun. jangan hanya mencari juara, melainkan mencari mental dan karakter anak kita. Sudah tentu kita sebagai guru pendidik, selaku Bunda Paud Kabupaten, Desa, Kelurahan maupun Kecamatan, bahwa kita tidak semerta-merta harus bertanggung jawab untuk hal itu, karena anak-anak harus kembali kepada para orang tuanya. Pihaknya mengajak kepada Bunda Paud Kabupaten, anak-anak kami, generasi kami, maupun bangsa penerus kami yang ada di Indonesia khususnya di Kabupaten Badung menjadi cerdas. Perlu adanya kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, agar diberikan gizi kepada anak-anak agar menjadi seimbang, terbentuknya mental, tumbuh kembang, dan nutrisi gizi yang harus diperbaiki. Kami di kabupaten mempunyai program mencegah stunting, dikarenakan dari usia dini sampai seribu hari kehidupan, kami berkemas, bergegas bersama-sama dengan stakeholder yang bersangkutan langsung dengan anak-anak kami yang ada di Kabupaten Badung,” ucapnya.

Baca Juga :  ITDC Siap Sambut World Water Forum Ke-10

Sementara itu Ketua Panitia, I Wayan Wikrawan dalam laporannya menyampaikan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini yakni mengukuhkan pengurus dalam melaksanakan kegiatan, dalam rangka memajukan Pendidikan anak usia dini di Kabupaten Badung. Adapun jumlah peserta terdiri dari 35 orang pengurus HIMPAUDI Kabupaten Badung, 6 Bunda Kecamatan, 62 Bunda Desa dan kelurahan, beserta 50 peserta diklat dasar. Sumber dana dari bantuan swadaya HIMPAUDI Badung dan Kecamatan yang difasilitasi oleh Bunda Paud Kabupaten Badung.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News