fk unud
Program Studi S3 Ilmu Kedokteran FK Unud Dukung Desa Celuk Go Green Go Clean. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Program Studi S3 Ilmu Kedokteran FK Unud berkolaborasi dengan aparat serta masyarakat Desa Celuk, Sukawati, Gianyar, menyelenggarakan aksi bertajuk “Celuk Go Green, Go Clean” yang menampilkan kegiatan kepedulian lingkungan dengan meningkatkan pemahaman akan perilaku pemilahan sampah plastik rumah tangga bertempat di Wantilan Pura Dalem Desa Celuk, Sukawati, Gianyar, Sabtu (16/7/2022).

Banjar Celuk, Desa Celuk telah berkontribusi rutin dalam kepedulian ini dengan sebuah kegiatan yang diberi nama ‘Plastic Exchange’. Ini adalah sebuah kegiatan pemilahan dan pengumpulan sampah plastik dengan sistem penukaran atau pergantian bernilai manfaat.
Untuk kali ini kegiatan ‘Plastic Exchange’ tidak berjalan sendiri.

Seperti yang disampaikan oleh Kelian Banjar Celuk, I Ketut Widi Putra, kegiatan kali ini juga dilakukan bersama kegiatan lain, seperti Senam Lansia dan Donor Darah, termasuk juga dukungan kegiatan edukasi kesehatan dan pelayanan kesehatan gratis yang didukung oleh Program Studi S3 Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Program Studi S3 Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas dalam kesempatan ini menurunkan staf pengajar dan mahasiswa S3 atau program doktor angkatan 2022.

Baca Juga :  Wagub Cok Ace Dorong Penguatan UMKM dalam Transformasi Ekonomi Bali

Koordinator mahasiswa S3, dr. Made Oka Negara, S.Ked., M.Biomed., juga menyampaikan bahwa untuk kegiatan edukasi kesehatan kali ini berfokus pada penyampaian informasi tentang Hipertensi dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga yang dapat mendukung pengobatan Hipertensi.

“Kejadian hipertensi atau darah tinggi rupanya secara data statistik memang menjadi masalah kesehatan di Desa Celuk, terutama di Banjar Celuk,” terang made oka.

Dalam kesempatan kali ini didatangkan dr. Ni Made Dewi Dian Sukmawati, Sp.PD-KPTI, FINASIM dan dr. IGM Gde Surya Chandra Trapika, S.Ked., M.Sc., Ph.D., sebagai narasumber.

Selain edukasi kesehatan kepada masyarakat, juga dilakukan pelayanan kesehatan di Wantilan Pura Dalem Desa Celuk. Seperti yang disampaikan oleh Ketua Panitia kegiatan dari mahasiswa S3, dr. I Gusti Ngurah Pramesemara, S.Ked, M.Biomed, Sp.And, yang menyebutkan bahwa pelayanan kesehatan dilakukan secara gratis kepada para lansia yang datang sambil bersenam lansia, juga kepada para masyarakat di Banjar Celuk yang terbagi dalam enam kelompok kasinoman.

Baca Juga :  Vaksinasi Cegah Penyebaran Penyakit Menular

Pelayanan kesehatan kali walaupun ditujukan untuk kasus-kasus kesehatan umum, juga menerima pemeriksaan dan rekomendasi penanganan di penyakit THT, mata, penyakit dalam, gigi, bedah anak, bedah digestif, kandungan, kulit, saraf, urologi, andrologi, hingga geriatri. Juga dilakukan pemeriksaan laboratorium standar selama rentang waktu pelayanan kesehatan. Mahasiswa S3 yang nondokter juga ikut membantu kelancaran acara ini. Juga ada partisipasi dari mahasiswa KKN Universitas Udayana dan Tim Bantuan Medis Janar Duta Fakultas Kedokteran Universitas Udayana terlibat membantu kegiatan ini.

Dalam kesempatan ini juga diberikan bantuan beberapa alat kesehatan untuk pemantauan hipertensi buat pihak Banjar Celuk dan 10 kg ubi ungu kepada masyarakat desa, sebagai stimulus untuk dapat memulai mengonsumsi makanan sehat yang ikut menjaga kestabilan tekanan darah.

Pada akhirnya, kegiatan kolaborasi ini, tentunya tidak hanya menarik untuk dilakukan hari ini, tetapi rencananya akan terus bergulir secara rutin.

Prof. Dr. dr. I Made Jawi, M.Kes., selaku Koordinator Program Studi S3 Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menyatakan akan melanjutkan kolaborasi ini untuk dapat direalisasikan Desa Celuk sebagai mitra atau desa binaan Program Studi S3 Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, mengingat komitmen kuat dari masyarakat dan aparat Desa Celuk dan Banjar Celuk dalam memberi perhatian terhadap kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Paon Bali, Cok Ace Tegaskan Pemprov Komit Bentengi Alam dan Budaya Bali

“Tentu saja akhirnya Sehat Lingkungan, Membuat Sehat Badan dan Pikiran,” ucapnya.

Selama ini di Desa Celuk, terutama di Banjar Celuk, telah dilakukan upaya rutin dan berkesinambungan dalam upaya menarik minat masyarakat dalam memilah dan mengumpulkan sampah plastik, yang selanjutnya sampah yang terkumpul akan diolah atau didaur ulang kembali.

Sampah plastik yang sudah dipilah oleh masyarakat, kemudian dikumpulkan bersama, lalu dapat ditukarkan dengan voucher atau kupon berbelanja di Pasar Tenten Celuk atau dapat juga dijadikan simpanan di Koperasi Banjar Celuk.

Tentu saja upaya ini menjadi bernilai manfaat tinggi di saat keberadaan sampah plastik menjadi masalah besar di seluruh dunia dan perlu terobosan yang cerdas untuk menanggulanginya. (unud.ac.id/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini