Wali Kota Jaya Negara
 Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana saat memimpin Rapat Kordinasi dan Evaluasi dalam rangka memantapkan pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpasar, Senin (6/6/2022). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemkot Denpasar menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (6/6/2022). Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memantapkan pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat ini dipimpin langsung Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Sekda Kota Denpasar, I.B Alit Wiradana. Hadir pula seluruh Pimpinan OPD, dan Perumda di Lingkungan Pemkot Denpasar.

Sebanyak empat hal penting menjadi fokus pembahasan utama pada rapat kali ini. Mulai dari Penanganan Pandemi Covid-19, Pelaksanaan Pembangunan di Kota Denpasar, Reformasi Birokrasi dan Penggunaan Produk Dalam Negeri di Pemerintah Kota Denpasar.

Kadis Kominfo dan Statistik Kota Denpasar, I.B Alit Adhi Merta dalam laporannya perihal penanganan pandemi Covid-19 di Kota Denpasar menjelaskan, jumlah Zona Hijau dan Jumlah kasus positif aktif tetap dari seminggu sebelumnya. Dimana, seluruh wilayah di Kota Denpasar berada dalam Zona Hijau. Meski demikian, Pemkot Denpasar terus mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi Booster serta menjaga kestabilan ketersediaan oksigen (cair/konsentrat), obat-obatan untuk pasien yang dirawat, penambahan alkes (ventilator, tabung oksigen) untuk perawatan pasien Covid-19.

“Total realisasi cakupan vaksinasi di Kota Denpasar yakni Vaksinasi Kedua untuk Remaja hingga Lansia sebanyak 885.908 orang, Vaksin Kedua untuk anak-anak sebanyak 77.443 dan Vaksinasi Ketiga atau Booster mencapai 460.342 orang,” jelasnya.

Baca Juga :  Cegah Klaster Baru, Dewa Indra Instruksikan Pembentukan Satgas di Pasar Tradisional

Selanjutnya, untuk bidang pembangunan, Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja menjelaskan, secara umum capaian pembangunan di seluruh OPD Pemerintah Kota Denpasar telah berjalan baik. Namun demikian, optimalisasi harus terus dilaksanakan guna mendukung terciptanya tertib pembangunan. Pihaknya juga mengimbau kepada OPD agar lebih teliti dalam menetapkan anggaran kas pada DPA serta kegiatan yang tercantum pada DPA OPD agar tetap mengacu ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kabag Organisasi, Luh Made Kusuma Dewi yang memaparkan tentang Reformasi Birokrasi menjelaskan, sejak tahun 2018 hingga tahun 2021 indeks reformasi birokrasi di Kota Denpasar mendapatkan Nilai B. Sehingga secara berkelanjutan terus dilaksanakan upaya peningkatan. Hal ini diwujudkan dengan melaksanakan pemetaan/analisis atas gap kompetensi APIP sehingga program peningkatan kompetensi teknis dapat diberikan kepada seluruh APIP.

Baca Juga :  Hari Pertama Penerapan Pergub Nomor 46 di Kota Denpasar

Sedangkan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, Ni Ketut Dewi Ratih Purnamasari menjelaskan, Pemkot Denpasar secara berkelanjutan berkomitmen untuk mendukung program penggunaan Produk Dalam Negeri. Hal ini diwujudkan dengan beragam upaya nyata. Mulai dari pengembangan 10 etalase E-Katalog Lokal, Pelayanan SPSE pada MPP Sewaka Dharma dan sosialisasi pada penyedia jasa.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menegaskan bahwa seluruh  OPD wajib memahami dan fokus terhadap target yang telah ditetapkan. Sehingga dalam pelaksanaanya nanti seluruh target capaian dapat terlaksana, baik secara fisik maupun keuangan. Namun demikian, seluruh program dan inovasi yang dilaksanakan harus dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Resmikan Pasar Rakyat Pasar Badung

Dikatakanya, Rapat Evaluasi ini diharapkan mampu mengidentifikasi keterlambatan dan masalah guna dapat menciptakan solusi. Sehingga optimalisasi target pembangunan dapat dipenuhi sesuai perencanaan.

“Melalui pelaksanaan rapat evaluasi ini kami harapkan dapat memacu semangat  para kepala perangkat daerah  dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, selain itu fokus kita selain penanganan Covid-19 termasuk pemulihan ekonomi dan pembangunan strategis, juga perlu ditindaklanjuti bersama perihal reformasi birokrasi dan Penggunaan Produk Dalam Negeri di Pemerintah Kota Denpasar,” ujarnya.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini