Kesehatan Gigi dan Mulut
drg. Ni Putu Ayu Nindy Pricilia, SKG. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Menjaga Kesehatan gigi dan mulut memiliki dampak yang besar bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kesehatan gigi dan mulut yang kurang baik, seperti sariawan, gusi bengkak, bau mulut, dan gigi berlubang dapat berpengaruh besar terhadap penyakit jantung, diabetes, darah tinggi, dan lain-lain.

Terkait dengan masalah itu, drg. Ni Putu Ayu Nindy Pricilia, SKG., saat dihubungi, Selasa (7/6/2022) menjelaskan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut yang pertama wajib menyikat gigi 2 kali sehari setelah sarapan dan sebelum tidur pada malam hari.

“Waktu terbaik untuk menyikat gigi adalah 1 jam setelah sarapan, itu adalah waktu terbaik untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan minuman yang menyangkut di gigi. Karena dengan menyikat gigi, kita tidak memberikan kesempatan untuk sisa-sisa makanan menempel lama pada gigi yang akan menyebabkan timbulnya plak penyebab kerusakan gigi. Sedangkan pada malam hari, dianjurkan menyikat gigi sebelum tidur agar gigi dan rongga mulut dalam kondisi bersih dari sisa-sia makanan dan minuman saat kita tidur,” jelas drg. Nindy yang praktik di Gemini Dental Care, Renon.

Selain itu, makanan dan minuman yang dikonsumsi juga menjadi perhatian. “Sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsi makanan dan minuman yang menyebabkan kerusakan gigi, seperti makanan manis-manis dan terlalu asam. Dianjurkan juga banyak minum air putih,” ucap drg. Nindy yang merupakan alumni Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Baca Juga :  Wabup Sutjidra Inginkan Lulusan Kesehatan Bisa Sinergi dengan Pihak Asing

Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut pada dewasa dan anak-anak, drg. Nindy mengatakan tidak ada perlakuan yang berbeda, tetapi untuk anak-anak perlu peran lebih orang tua untuk menjaga kesehatan gigi dan muluk sejak dini.

“Dianjurkan minimal 6 bulan sekali untuk kontrol ke dokter gigi dan mengganti sikat gigi minimal 3 bulan sekali. Untuk pemilihan pasta gigi berbeda untuk usia dewasa dengan anak-anak, pemakaian pasta gigi dianjurkan hanya sebesar biji jagung dan gunakanlah pasta gigi yag mengandung fluoride,” tegas drg. Nindy.

Baca Juga :  Mediasi Kesehatan Sebagai Upaya Penyelesaian Sengketa Medis Dalam Pelayanan Kesehatan

Mengenai kebiasaan berkumur dengan alkohol (arak) yang dapat menyembuhkan sakit gigi, kata drg. Nindy itu tidak benar. “Tidak ada pengaruhnya, karena kandungan alkohol malah akan menyebabkan xerostomia (keadaan rongga mulut yang kering/dehidrasi) sehingga akan memperburuk kesehatan gigi dan mulut,” ungkap drg. Nindy.

drg. Nindy yang merupakan ipar dari penyanyi muda Mahalini Raharja ini, tidak lupa memberikan pesan untuk selalu mengonsumsi makanan yang bergizi, perbanyak minum air putih, serta rutin kontrol kesehatan gigi ke dokter gigi langganan kalian untuk mencegah kerusakan gigi dan menghindari penyakit dalam rongga mulut yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Bupati Suwirta Ajak Masyarakat Budayakan PHBS dalam Menjaga Kesehatan

“Mulut adalah gerbang dari kesehatan tubuh kita. So, sayangi dan jaga gigi kalian demi kesehatan,” tambah drg. Nindy.(tis/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini