Seminar Alumni Fakultas Ilmu Budaya unud
Seminar Alumni Fakultas Ilmu Budaya Dalam Rangka Yudisium Ke-148. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana kembali menggelar seminar alumni dalam rangka pelepasan calon wisudawan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana ke-148.

Seminar diadakan secara luring di ruang Auditorium Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, FIB Unud pada rabu (22/6/2022).

Hadir dalam acara ini, yaitu Wakil Dekan I FIB Unud, Ketua Panitia Yudisium ke-148, pembicara, beserta para calon wisudawan.

Acara diawali dengan sambutan Wakil Dekan I FIB Unud, I Nyoman Aryawibawa, Ph.D. yang sekaligus membuka seminar alumni. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa seminar alumni merupakan ajang publikasi hasil-hasil penelitian dari para calon wisudawan FIB Unud.

“Saya berharap dengan diadakannya seminar alumni, hasil-hasil penelitian dari calon wisudawan terbaik periode ke-148 dapat disebarluaskan dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Seminar menghadirkan dua orang pembicara, yaitu Dr. Suparman dari Program Studi Linguistik Program Doktor dan Ni Luh Putu Ariasih, S.S. dari Program Studi Sastra Inggris FIB Unud, serta seminar dipandu sepenuhnya oleh Dr. I Gede Oeinada.

Baca Juga :  Group Astra Bali Serahkan Buku Bacaan dan Perlengkapan Alat Olahraga Tradisional Ke Sekolah

Dr. Suparman membawakan materi berjudul “Pengembangan Buku Ajar untuk Pembelajaran Membaca Bahasa Inggris Berbasis Lingkungan”. Dalam pemaparannya, Dr. Suparman menjelaskan tentang bentuk leksikon terbuka dan tertutup dalam buku bahasa Inggris pada saat ini. Dalam kategori leksikon kelas kata terbuka, terdapat empat kategori leksikon yang dikemukakan, yaitu leksikon nomina sejumlah 203 leksikon, leksikon verba sejumlah 93 leksikon, leksikon adjektiva sejumlah 53 leksikon, serta leksikon adverbial sejumlah 41 leksikon.

Kategori leksikon dalam kelas kata tertutup dikelompokkan ke dalam lima kategori, yaitu leksikon preposisi sejumlah 21 leksikon, leksikon pronomina sejumlah 29 leksikon, leksikon determina sejumlah 26 leksikon, leksikon konjungsi model verb sejumlah 21 leksikon, dan leksikon primary verba sejumlah 13 leksikon.

Baca Juga :  Perayaan HUT ke-8 Ibukota Mangupura di Kecamatan Petang

Bentuk ekoleksikon yang bersumber dari lingkungan dikelompokkan oleh Dr. Suparman ke dalam beberapa jenis, yaitu leksikon lingkungan pantai, kepulauan, lingkungan bangunan bersejarah, lingkungan pertanian tradisional, fauna di lautan, fauna di daratan, serta flora di daratan.

Ni Luh Putu Ariasih membawakan materi tentang ‘Argument Structure of Transition and Transfer Verbs’. Dalam materinya, Ariasih menjelaskan tentang struktur argumen, hubungan gramatikal dan peran semantik, serta kata kerja slide. Dalam simpulannya, Ariasih mengungkapkan bahwa kata kerja bounce, float, move, and roll dan slide dapat dibangun dengan subjek-kata kerja-objek, subjek-kata kerja-oblique, subjek-kata kerja-objek-oblique, dan subjek-kata kerja-oblique-oblique. Akan tetapi, konstruksi subjek-kata kerja-objek-oblique-oblique hanya ditemukan pada kata kerja move.

Baca Juga :  Studi Banding Pelayanan Bidang Akademik dan Kerjasama, Unud Terima Kunjungan Universitas Palangka Raya

Diskusi berlangsung hangat selama seminar dengan hadirnya respons dari peserta untuk bertanya. Seminar yang berlangsung selama satu setengah jam ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada para pembicara oleh moderator dan dilanjutkan dengan foto bersama. (unud.ac.id/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini