Melaya
Bupati Tamba Resmikan GKPB Jemaat ‘Siloam’ Pangkung Tanah Melaya. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba meresmikan Gedung Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat ‘Siloam’, Banjar Pangkung Tanah, Desa Melaya yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, Minggu (22/5/2022). Dalam peresmian tersebut juga dirangkaikan dengan HUT ke-28 GKPB Siloam.

Bupati Tamba dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas rampungnya seluruh bangunan gereja, sehingga keberadaan gereja yang baru semakin mendekatkan umat untuk melaksanakan ibadahnya.

“Saya ingin setelah diresmikan bangunan gereja ini, para jemaat dapat menjaga dan merawat dengan baik, karena ini adalah rumah Tuhan. Jadikan keberadaan gereja, disamping tempat ibadah bagi umat Kristen juga sebagai sarana untuk membangun relasi antar jemaat maupun masyarakan luas. Serta sebagai media edukasi masyarakat terhadap nilai-nilai ke-Tuhanan, nilai-nilai sosial, kebudayaan dan kebangsaan Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Tamba yang didampingi Asisten II Perekonomian dan Pembangunan I Gusti Ngurah Sumber Wijaya mengajak seluruh para jemaat GKPB “Siloam” untuk terus menjaga dan merawat harmonisasi dan toleransi antar umat beragama, sehingga kerukunan di Jembrana semakin kuat dan erat.

Baca Juga :  Bupati Tamba Pimpin Kesiapan Rencana Kunjungan Presiden Jokowi di Jembrana

“Kerukunan antar umat beragama yang kuat dan erat di Jembrana menjadi modal besar kita di Jembrana dalam menyongsong Jembrana Emas tahun 2026,” ujarnya.

Bersamaan dengan peresmian gedung gereja, Pihaknya tidak lupa mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-28 kepada GKPB Jemaat ‘Siloam’ Pangkung Tanah, Melaya.

“Ulang tahun GKPB yang diperingati ini, tentu memili makna yang dalam untuk membangun umat baik secara jasmani maupun rohani. Untuk itu, melalui momentum ini dapat menjadi motivasi yang kuat untuk terus melakukan upaya-upaya dan inovasi konkrit dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan umat,” ungkap Bupati asal Desa Kaliakah tersebut.

Sementara itu, perwakilan jemaat GKPB ‘Siloam’, I Wayan Sujana Raharja menuturkan bahwa sebelum bangunan gereja yang baru berdiri, terdapat gereja lama yang sudah dibangun sejak tahun 1994.

Baca Juga :  Wali Kota Jaya Negara Terima Buku ‘Menakar Potensi Kerawanan Konflik Agama’

Ia menambahkan, melihat daya tampung gereja lama yang tidak mencukupi seiring bertambahnya jumlah jemaat, maka disepakati untuk membangun gereja baru yang peletakan batu pertamanya 12 tahun yang lalu.

“Setelah 12 tahun, akhirnya gereja yang baru ini rampung, jauh lebih besar dari gereja yang lama sehingga bisa mengakomodir jumlah jemaat yang saat ini totalnya sebanyak 103 KK. Kami tidak lupa mengucapkan terima kasih, atas kehadiran Bupati Jembrana pada peresmian gedung gereja yang dirangkai dengan perayaan HUT ke-28 GKPB Jemaat Siloam Pangkung Tanah bersama-sama dengan seluruh jemaat sehingga dapat berlangsung dengan penuh suka cita. Hal ini menandakan bahwa kerukunan umat beragama di Jembrana terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Baca Juga :  Melalui UMKM, Bupati Buleleng Fokus Pemulihan Ekonomi Berbasis Kerakyatan

Turut hadir dalam kegiatan ini, para pendeta dan majelis umat, Camat Melaya, Kapolsek Melaya Prebekel serta seluruh para jemaat yang hadir dalam acara tersebut.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini