DGL 2022
Tingkatkan Minat Pada Game Elektronik, ESI Denpasar Gelar DGL. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Belakangan ini permainan elektronik semakin digemari anak-anak dan remaja, sehingga perlu disalurkan agar menjadi kegiatan positif.

“Untuk mengarahkan dan menyalurkan bakat dan minat generasi muda pada game elektronik, maka Denpasar Gaming League ini patut diapresiasi,” jelas Sekretaris Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kota Denpasar, I Made Darmiasa saat jumpa pers Denpasar Gaming League 2022 (DGL) di Denpasar, Sabtu (16/4/2022) pagi.

Dinas Kominfos Kota Denpasar yang diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Gde Wirakusuma W., menyambut baik kegiatan tersebut.

“Dinas Kominfos siap membantu mempublikasikan event ini melalui media-media yang kami miliki,” ujar Kabid PIP.

Darmisa dalam kesempatan tersebut menambahkan bahwa Denpasar Gaming League 2022 perlu dilakukan agar penggemar game elektronik bisa diarahkan melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat dalam pencapaian prestasi tahap selanjutnya di tingkat provinsi atau nasional.

“Olahraga berupa permainan elektronik (e-sport) telah menjadi salah satu cabang olahraga resmi dan bergabung di KONI Denpasar kurang lebih setahun ini,” tegas Sekum Darmiasa kepada awak media yang hadir.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Support ESI Denpasar Gelar "Denpasar Gaming League 2021"

Pihaknya berharap ke depan akan ada kompetisi e-sport yang timnya melibatkan keluarga. “Jadi anggota timnya bapak, ibu dan anak-anaknya,” ujar Darmiasa lagi.

Senada dengan Sekum KONI, Wakil Ketua Umum E-Sport Indonesia Kota Denpasar, A.A. Ngurah Putra Satria menambahkan bahwa agenda ESI dalam bentuk DGL ini menjadi ajang mencari bibit-bibit atlet potensial.

“Karena melalui even-even seperti ini akan muncul atlet-atlet e-sport yang nanti bisa kita seleksi kembali untuk mewakili Kota Denpasar pada kompetisi tingkat selanjutnya, seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) atau bahkan PON,” jelasnya.

Baca Juga :  UGM Raih Medali Cabor Judo dan E-Sport POMNAS 2019

Pihaknya menyambut baik berbagai even yang dilaksanakan karena semakin banyak even maka akan semakin banyak kesempatan para atlet e-sport mengasah kemampuannya lewat kompetisi.

“Melalui serangkaian pertandingan ini nantinya diharapkan dapat dipilih gamers yang mumpuni dan mempunyai skill yang memadai untuk menjadi duta Kota Denpasar,” pungkasnya.

Untuk memberikan pemahaman yang baik tentang e-sport ini, ESI Kota Denpasar telah melakukan webinar yang melibatkan orang tua, guru dan pihak sekolah termasuk para pelajar.

“Hal ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para orangtua tentang cabang olahraga e-sport ini,” ujar Ngurah Putra Satria.

Ketua Panitia DGL, Bagus Kumara menyatakan bahwa kompetisi kali ini dibagi menjadi 3 kategori, meliputi: pelajar, STT dan umum.

“Kategori pelajar mewakili sekolah, kategori STT mewakili banjar dan umum mewakili tim atau club yang ada,” tegas Bagus.

Baca Juga :  The Nusa Dua Jadi Venue Kejuaraan Piala Presiden Esports 2021

Jenis games yang dilombakan adalah PUBG Mobile, Mobile Legend, Free Fire, Wild Rift, Pes Mobile, Pes Console dan FIFA Console.

Gelaran DGL kali ini panitia mentargetkan 1500 peserta dalam lomba yang digelar hybrid. Pada tahap kualifikasi gelaran DGL akan dilaksanakan secara online.

“Hal ini untuk menghindari terjadinya kerumunan,” tegas Bagus.

Selanjutnya di tahap semifinal dan final akan dilaksanakan di Gedung Dharma Negara Alaya secara offline.

Panitia menarget peserta di lomba PUBG Mobile dan Free Fire masing-masing 300 orang (75 tim), Mobile Legend dan Wild Rift masing-masing 300 orang (60 tim), PES Mobile, PES Console dan FIFA Console masing-masing 100 peserta.

Pihaknya menyiapkan total hadiah sebanyak Rp40 juta. Puncak pertandingan akan digelar di Dharma Negara Alaya pada 28 Mei 2022 mendatang.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini