PTM Serentak
PTM Serentak, SMPN 2 Denpasar Fokus Kepada Murid Kelas IX. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dimulainya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) serentak di Kota Denpasar sudah mulai terasa disejumlah sekolah mulai dari TK/PAUD, SD, hingga SMP, pada Senin (4/4/2022), yang sebelumnya Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar telah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Denpasar.

Dalam SE Nomor 420/1224/Disdikpora/2022 tertanggal 31 Maret 2022 ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag., yang ditujukan pada kepala satuan pendidikan PAUD, SD/sederajat, SMP/sederajat, SKB, PKBM, SMA, SMK dan SLB itu disebutkan, kebijakan PTM dapat dimulai 1 April 2022.

Baca Juga :  Datangi SMPN 1 Singaraja, Sekda Suyasa Tinjau Kesiapan Penerapan PTMT

Selanjutnya, ditemui disela-sela kegiatan memantau PTM di SMPN 2 Denpasar, pada Senin (4/4/2022) pagi, AA Gede Wiratama menuturkan, bahwa ada 14 SMPN di Denpasar yang sudah memulai PTM pada hari ini, dengan pelaksanaan PTM, setiap satuan pendidikan wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan konsisten. Untuk dua minggu pertama PTM dilaksanakan maksimal 50 persen dari daya tampung kelas.

“Semuanya berjalan baik dan lancar, kita cuma menekankan kepada orang tua murid agar mentaati protokol kesehatan. Anak-anak murid kita lihat sudah gembira sekali karna PTM sudah dimulai lagi,” ungkap Kadisdikpora Denpasar kepada Jurnalis Baliportalnews.com.

Baca Juga :  Wali Kota Jaya Negara Dampingi Kapolri Jendral Listyo Sigit Tinjau PTM di SMPK 1 Harapan Denpasar

Sementara itu, menyambut baik pelaksanaan PTM yang diselenggarakan, Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati S.Pd., mengatakan, pihaknya melaksanakan PTM sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleg Pemkot Denpasar, dimana pelaksanaannya dihadiri oleh 50 persen dari kapasitas sekolah.

Selain itu, pihaknya juga memfokuskan kegiatan PTM khusus untuk murid-murid kelas IX terlebih dahulu, menginat murid-murid tersebut membutuhkan pembelajaran yang lebih ekstra untuk menghadapi ujian.

“Kami sudah sepakati semua bersama guru dan staff bahwa pelaksanaan PTM 50% dilaksanakan dengan fokus utama untuk anak-anak kelas IX. Mengingat mereka akan segera menghadapi ujian. Saya berharap PTM ini bisa terus berlanjut, karena memang murid-murid sudah sangat menantikan hal ini,” ungkap Gusti Agung Ayu. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini