CSR Binaan Pertamina
Buka Peluang Usaha, CSR Binaan Pertamina Buka Bazzar Selama Bulan Ramadhan 1443 H di Banyuwangi. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BANYUWANGI – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Integrated Terminal Tanjung Wangi buka kegiatan bazzar selama Bulan Ramadhan 1443 H, Senin (25/4/2022) lalu.

Kegiatan bazzar Ramadhan ini sudah dibuka sejak awal Bulan Ramadhan dan akan digelar sampai dengan akhir Ramadhan nanti bertempat di Jl. Lingkar Ketapang Dusun Gunung Remuk Ketapang, Banyuwangi. Berpartisipasi dalam kegiatan, CSR binaan Pertamina UMKM Produk Ekonomi Lingkar Ketapang (PELITA) dengan menjajakan berbagai macam lauk untuk berbuka, jajanan ringan, takjil hingga aneka minuman segar. Keberadaan Bazzar Ramadhan ini disambut antusias oleh warga, dengan adanya Bazzar Ramadhan ini warga juga terbantu saat mencari makanan untuk berbuka puasa.

“Bantuan dari Pertamina terhadap UMKM PELITA membuat kami tetap optimis di tengah pandemi, oleh karena itu kami harus selalu semangat dalam memanfaatkan peluang yang ada. Alhamdulillah, bulan Ramadhan kali ini bisa menjadi salah satu jalan bagi UMKM PELITA untuk berkembang dan tetap eksis. Terlebih sekarang pelabuhan penyeberangan Ketapang sudah mulai dibuka,” ujar Tunggul, Ketua Kelompok UMKM PELITA.

Tunggul juga menambahkan, sebenarnya kegiatan berkonsep seperti ini sudah digagas sejak lama, namun dikarenakan adanya pembatasan akibat pandemi Covid-19, termasuk akses pelabuhan juga dibatasi, jadi sepi. Kami bahkan sempat berjualan keliling dengan motor angkut bantuan CSR Pertamina. Alhamdulillah sekarang UMKM PELITA bisa membuka bazzar Ramadhan, bantuan dari Pertamina seperti tenda yang dulu belum bisa dimaksimalkan sekarang bisa dimaksimalkan. Waktunya tepat, Ramadhan kali ini pembatasan dilonggarkan. Semoga dengan adanya bazzar ini kami bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat mendapat jajanan takjil dan menu berbuka, selain itu masyarakat juga bisa menitip jualan mereka di tenda Bazzar UMKM PELITA. Saling membantu sesama.

Baca Juga :  Peringati Bulan Bung Karno, Pemkab Buleleng Gelar Pameran Produk Unggulan Daerah

“Biasanya (tahun lalu) orang harus ke rumah (rumah produksi) untuk pesan makanan. Sekarang tinggal mampir ke sini (bazzar Ramadhan) untuk membeli jajan dan makanan. Anak-anak juga senang dan terhibur. Saya lihat juga pembelinya beragam, mungkin karena pelabuhan Ketapang sudah dibuka, jadi banyak dari luar daerah,” terang Halimah, salah satu pembeli di Bazzar Ramadhan UMKM PELITA.

Program UMKM PELITA yang sudah memasuki tahun ketiga pendampingan bersama Pertamina pada mulanya merupakan program respon tanggap bencana dari CSR Integrated Terminal Tanjung Wangi. Diinisiasi dari permasalahan ekonomi yang dialami masyarakat Dusun Gunung Remuk Ketapang, Banyuwangi akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Serap Masukan Krama Desa Adat Darmasaba
CSR Binaan Pertamina
Buka Peluang Usaha, CSR Binaan Pertamina Buka Bazzar Selama Bulan Ramadhan 1443 H di Banyuwangi. Sumber Foto : Istimewa

Untuk tahun ini sendiri, program yang akan dijalankan adalah pembentukan koperasi UMKM Pelita (pembentukan lembaga dan pembangunan gedung koperasi beserta perlengkapannya), manajemen usaha secara keseluruhan dan penerapan secara masif strategi pemasaran. Pembentukan koperasi UMKM Pelita di latar belakangi semakin berkembangnya jenis UMKM yang tergabung sehingga memerlukan lembaga yang menaungi.

Area Manager Comm., Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani menjelaskan program CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus ini sejalan dengan penerapan Environment, Social & Governance (ESG) dan Sustainability Development Goals (SDGs). Pertamina selalu berupaya seimbang dalam menjalankan bisnis perusahaan. Demi menjaga kesinambungan bisnis perusahaan, Pertamina juga berupaya mengembangkan program pemberdayaan terutama untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Baca Juga :  Badung Terima Hibah Unit Proses Produksi Pangan Rumput Laut dari BPPT

“Pelaksanaan program ini disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar lingkungan masyarakat. Kami melakukan kordinasi bersama pemerintah dan masyarakat setempat untuk menggali potensi masyarakat. Semoga kedepannya program ini dapat dikembangkan dengan adanya kerja sama dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dan stakeholder yang berada di Dusun Gunung Remuk Ketapang, Banyuwangi,” tutup Deden.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini