Blue Bird
General Manager PT Blue Bird Tbk. Area Timur, dr. Panca Wiadnyana divaksin Pfizer dalam program vaksinasi booster kepada masyarakat, pengemudi serta karyawan Blue Bird. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Untuk mencegah penularan Covid-19, khususnya varian Omicron, Blue Bird Bali bersama dengan Polda Bali menyelenggarakan vaksinasi booster kepada para pengemudi dan masyarakat di kawasan Jimbaran Kamis (27/1/2022).

General Manager PT Blue Bird Tbk. Area Timur, dr. Panca Wiadnyana menyebutkan vaksin booster ini adalah salah satu upaya Blue Bird untuk memberikan perlindungan para pengemudi, karyawan, dan masyarakat sekitar di Depo Jimbaran.

“Sehingga kami bisa melayani penumpang dengan maksimal, dan selama melakukan perjalanan, penumpang bisa merasa aman dan nyaman karena pengemudi kami sudah divaksinasi,” dr. Panca.

Pelaksanaan program vaksinasi kali ini, kata dr. Panca ditujukan untuk seluruh elemen layanan Blue Bird, mulai dari pengemudi, operator, mekanik bengkel, hingga karyawan administrasi.

Baca Juga :  Buleleng Terus Kejar Target Vaksinasi Covid-19

Selain itu, menurut dr. Panca, pihaknya juga ingin memperkuat herd immunity di Jimbaran dan sekitarnya sebagai kawasan penunjang pariwisata Bali agar masyarakat bisa melakukan aktivitasnya dengan nyaman.

Adapun jumlah target sasaran vaksinasi booster sebanyak 900 orang yang di bagi menjadi dua yakni 450 orang untuk hari pertama dan 450 orang lainnya untuk hari kedua.

“Untuk vaksinnya kami menggunakan vaksin covid-19 jenis Pfizer yang merupakan kerja sama dari Polda Bali,” lanjut dr. Panca.

Sementara itu, Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengungkapkan, vaksinasi booster kepada seluruh pengemudi dan karyawan Blue Bird ini sejalan dengan program prioritas Kapolri yaitu Pemantapan Dukungan Polri dalam Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Baca Juga :  651 Personel Polda Bali Amankan Kunker Presiden Jokowi ke Bali

“Vaksinasi ketiga atau booster merupakan upaya untuk memperkuat imunitas tubuh dan meningkatkan efektifitas vaksinasi sebelumnya sehingga upaya pemulihan ekonomi nasional dan pemulihan pariwisata Bali bisa dilakukan secara bertahap,” tutupnya.(agni/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini