Bahasa Ibu
Penguatan Kerja Sama, Panitia Seminar Nasional Bahasa Ibu XIV Audensi ke Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Panitia Seminar Nasional Bahasa Ibu XIV (SNBI XIV) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana melakukan audensi ke Balai Bahasa Provinsi Bali pada Rabu, (19/1/2022).

Audensi ini dihadiri Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Budaya, Dr. Dra. Ni Ketut Ratna Erawati, M.Hum., Ketua Panitia SNBI XIV, Putu Ari Suprapta Pratama, S.S., M.Hum., serta beberapa panitia penyelenggara.

Audiensi ini bertujuan untuk menyampaikan adanya pelaksanaan Seminar Nasional Bahasa Ibu XIV yang dilaksanakan di FIB Unud. Kegiatan seminar tersebut akan dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Februari 2022 secara hybrid. Peserta mengikuti seminar secara paralel melalui daring, sedangkan pembicara kunci akan hadir langsung di lokasi seminar.

Berkaitan dengan hal tersebut, panitia memohon Keynote Speaker dari Balai Bahasa Provinsi Bali. Hal ini mengingat bahwa Balai Bahasa Provinsi Bali merupakan mitra Fakultas Ilmu Budaya dan telah menjalin kerja sama sejak beberapa tahun belakangan. Permohonan pembicara kunci ini disampaikan langsung oleh ketua panitia SNBI XIV.

“Fakultas Ilmu Budaya telah menjalin kerja sama yang panjang dengan Balai Bahasa Provinsi Bali dalam banyak kegiatan, salah satunya adalah Seminar Nasional Bahasa Ibu ini. Itu sebabnya kami dari panitia beraudensi untuk kembali bersilaturahmi, sekaligus mengundang narasumber dari Badan Bahasa melalui Balai Bahasa Provinsi Bali sebagai pembicara kunci,” ungkap Ari Suprapta.

Lebih jauh Wakil Dekan III, Dr. Ni Ketut Ratna Erawati, M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan seminar ini merupakan kegiatan rutin serangkaian menyambut Hari Bahasa Ibu. Seminar Nasional Bahasa Ibu kali ini sudah memasuki tahun ke-14, telah memasuki masa yang cukup lama membangun ruang akademik di tingkat nasional.

Baca Juga :  Berikan Bantuan Prokes, FIB Unud Gelar Pengabdian kepada Masyarakat di SMA PGRI Blahbatuh

“Kami di Fakultas Ilmu Budaya secara konsisten terus membangun ruang-ruang diskusi akademik. Sehingga buah pemikiran di bidang bahasa, sastra, maupun budaya tetap dapat dipertemukan. Balai Bahasa Provinsi Bali selalu menjadi mitra yang mendukung kegiatan kami, tidak hanya pada seminar ini, namun dalam banyak kegiatan kami di fakultas,” ungkap Dr. Ratna Erawati.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali, Toha Machsum, S.Ag., M.Ag., menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Dekan III FIB, dan panitia SNBI XIV. Balai Bahasa Provinsi Bali berkomitmen untuk tetap menjalin kerja sama dengan Fakultas Ilmu Budaya.

Baca Juga :  Pemilihan Ketua dan Sekretaris Senat Fakultas Ilmu Budaya Unud Periode 2022—2026

“Fakultas Ilmu Budaya adalah mitra kerja kami sejak dahulu. Kami juga sering kali melibatkan dosen-dosen di FIB dalam berbagai kegiatan di Balai Bahasa Provinsi Bali. Tentu saja kami akan sengat senang kembali dilibatkan dalam kegiatan SNBI kali ini. Kami akan meneruskan permohonan pembicara kunci ke Balai Bahasa di pusat, kami sangat yakin akan direspon positif,“ ungkap Toha Machsun.

Kepala Balai Bahasa juga menyampaikan bahwa seminar tersebut merupakan momen yang tepat untuk melaksanakan peluncuran kamus digital Bahasa Bali-Bahasa Indonesia oleh Balai Bahasa Provinsi Bali. Usulan dari Kepala Balai Bahasa Provinsi Bali tersebut disambut ketua panitia dengan memasukkan agenda peluncuran kamus digital pada seminar tersebut.

Baca Juga :  Fakultas Ilmu Budaya Sosialisasi dan Menjalin Kerja Sama di Kabupaten Jembrana

Hal ini mengingat bahwa SNBI XIV diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia, dan merupakan momen yang tepat untuk menyosialisasikan keberadaan kamus digital tersebut. Setelah melakukan audensi, panitia SNBI XIV menyerahkan kenang-kenangan kepada Balai Bahasa Provinsi Bali. (unud.ac.id/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini