Pernikahan
Dosen FIB Unud Raih Penghargaan Hindu Book & Readers Community Awards 2021. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dosen Fakultas Ilmu Budaya menerima penghargaan dari Forum Intelektual Muda Hindu Dharma. Penghargaan diterima oleh Dra. Ni Wayan Arnati, M.Hum., pada Minggu (26/12/ 2021) lalu.

Dra. Ni Wayan Arnati menerima Penghargaan Hindu Book & Readers Community Awards 2021 atas bukunya yang berjudul ‘Petunjuk Bahasa Percakapan Pawiwahan Adat di Bali’.

Menurut Dra. Arnati, bahwa buku ini adalah sebuah bentuk tanggung jawab akademik sebagai seorang peneliti. Buku ini merupakan sebuah buku yang ditulis berdasarkan penelitian panjang pada tradisi pernikahan di Bali.

Baca Juga :  Wakil Bupati Gianyar Serahkan Piagam dan Dana Pembinaan Lomba Film Pendek Mebase Bali

“Sebagai peneliti dan sebagai orang Bali, saya merasa perlu untuk mendokumentasikan bahasa percakapan prosesi pernikahan di Bali. Hal ini tentu saja bermanfaat bagi generasi mendatang sebagai pedoman menjalankan tradisinya,” ungkap Arnati.

Perkawinan di Bali merupakan sebuah proses yang cukup panjang, sebab sebelum pada inti upacara perkawinan terdapat beberapa tahapan. Bahasa percakapan yang dimaksud dalam buku ini adalah rangkaian proses meminang dalam perkawinan adat Bali. Bentuk-bentuk bahasa percakapan dalam perkawinan adat Bali diantaranya adalah pada proses pertemuan awal (ngecub), percakapan dua keluarga (marerasan), meminang (mamadik), serta majauman.

Baca Juga :  Parum Bendesa se-Kota Denpasar Sepakati Pembuatan dan Pengarakan Ogoh-ogoh Wajib Terapkan Prokes

Seiring perkembangan jaman, berbagai proses ini mengalami berbagai bentuk-bentuk penyesuaian. Namun secara esensi, tidak ada bagian yang hilang atau ditambah. Menurut Dra. Arnati, penyesuaian-penyesuaian sering kali dilakukan untuk membuat semua prosesnya menyesuaikan perkembangan.

Penelitian terhadap percakapan dalam proses perkawinan adat Bali perlu terus dilakukan sehingga perkembangannya dapat tetap terdokumentasikan dengan baik. Serta generasi Bali selanjutnya tidak kehilangan pijakan dalam melestarikan nilai-nilai luhur budaya Hindu Bali. (unud.ac.id/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here