Batu Bulan
Pesona Budaya Unik di Desa Batu Bulan Gianyar. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Pulau Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang menjadi destinasi wisata favorit mancanegara. Keunikan budaya dan kindahan alamnya, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung kesana.

Berlibur ke Bali, tidak pernah meninggalkan kesan bosan, karena Bali masih banyak menyimpah rahasia keindahan alamnya yang belum banyak orang ketahui. Selain memiliki destinasi wisata alam yang indah, Bali juga memiliki desa–desa adat yang sangat menarik untuk anda kunjungi selama berada di Bali. Biasanya, desa tersebut merupakan Desa Wisata yang memang dijadikan objek wisata, karena keindahan dan keunikan budayanya.

Seperti salah satu desa yang ada di Kabupaten Gianyar, yang bernama Desa Batu Bulan. Desa ini memiliki keunikan dan keunggulan tersendiri yang tidak dimiliki desa–desa lain yang ada di Bali. Desa Batu Bulan merupakan Desa Seni, dengan yang mempunyai keunggulan tentunya di bidang kesenian dan menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang berkunjung kesana.

Desa Batu Bulan, terletak di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Letaknya kurang lebih sekitar 10 kilometer dari Kota Denpasar. Untuk mencapai desa ini, anda memerlukan waktu kurang lebih 40 menit perjalanan darat, menggunakan kendaraan roda empat, dan jika anda menggunakan kendaraan roda dua, perjalanan akan memakan waktu lebih cepat. Desa Batu Bulan terbagi kedalam tiga desa, yakni, Desa Adat Tegaltamu, Desa Adat Jero Kuta, dan Desa Adat Dlod Tukat.

Desa–desa tersebut memiliki keunikan masing – masing dibidang seni yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang berkunjung. Desa Batu Bulan, sangat terkenal sebagai desa penghasil kerajinan patung, yang berbahan dasar batu alam. Selain itu, desa ini juga memiliki keunggulan di bidang kesenian tari, yang meliputi Tari Barong, Tari Kecak, dan Tari Legong.

Pertunjukan seni tari sering diadakan setiap harinya di desa ini, yang dimulai dari pukul 9.30 WITA sampai dengan 18.30 WITA dalam pembagian jadwal di masing–masing pementasan. Untuk dapat menyaksikan pertunjukan seni tersebut, biasanya para wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp80.000 per orang. Pertunjukan seni tari tradisional di desa ini merupakan warisan budaya leluhur, yang sekarang dikembangkan menjadi tari hiburan untuk menyambut para wisatawan yang berkunjung.

Baca Juga :  Desa Adat Jero Kuta, Pejeng dan 70 Warga Sepakat Berdamai

Selain menyaksikan pertunjukan seni tari tradisional, di Desa Batu Bulan, anda juga dapat berkunjung untuk melihat para senimat pahat dalam menghasilkan karya–karya seninya yang sangat luar biasa.

Beragamnya budaya seni yang terdapat di Desa Batu Bulan, menjadikannya salah satu destinasi Desa Wisata favorit para wisatawan, anda dapat melihat secara langsung para seniman berkarya juga dapat melihat hasil–hasil karnyanya dan anda dapat pula membeli hasil–hasil karyanya tersebut.

Perjalanan wisata ke Desa Batu Bulan, tentunya tidak akan membuat anda merasa bosan, karena di desa ini anda akan mendapat banyak sekali pengalaman baru. Dan juga, menjadikan Desa Wisata ini sebagai rekomendasi kerabat atau keluarga anda saat berlibur ke Pula Bali. (A A Rai Krisna S.Ikom, Jurnalis Baliportalnews.com)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini