stmik primakara
Kolaborasi penelitian lintas disiplin ilmu di bidang manajemen dan sistem informasi manajemen, antara Universitas Brawijaya dan STMIK Primakara Bali di tahun 2021. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kolaborasi penelitian lintas disiplin ilmu di bidang manajemen dan sistem informasi manajemen, antara Universitas Brawijaya dan STMIK Primakara Bali di tahun 2021 telah membuahkan hasil yang sangat membanggakan.

Ini merupakan langkah awal dari komitmen tim peneliti dalam berkontribusi pada bangsa melalui soft launching secara hybrid aplikasi LocalLead.id dimana aplikasi berbasis web ini memberikan solusi bagi praktisi, khususnya di Bali pasca Pandemi Covid-19 ini dalam mempertimbangkan perilaku kepemimpinan yang efektif di dalam menavigasi bisnis pariwisata di era ketidakpastian ini.

Berbekal model kepemimpinan 12 faktor LBDQ XII yang sudah tidak dipertanyakan lagi kredibilitas nya aplikasi ini memetakan bagaimana setiap daerah merespon pada setiap factor perilaku utama kepemimpinan. Dalam sambutannya Direktur STMIK Primakara, I Made Artana, S.Kom., M.M., menyatakan bahwa pentingnya kolaborasi penelitian dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, utamanya mengangkat nilai lokal dalam mengembangkan praktek kepemiminan professional.

“Saya sampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim Universitas Brawijaya akan komitmen berkolaborasi  dalam penitian inovatif ini,” ucapnya Senin (13/12/2021).

Baca Juga :  Selamatkan Lebah untuk Menyelamatkan Manusia

Lebih lanjut, dalam laporannya ketua peneliti Dodi Irawanto Ph.D., menyampaikan proses pembuatan aplikasi ini adalah hasil perenungan yang panjang mulai tahun 2018, dimana tergerak akan pentingnya memberikan manfaat hasil penelitian kepada masyarakat luas, karena secara umum penelitian yang dilakukan oleh komunitas akademik utamanya ilmu sosial hanya berkontribusi terhadap karya ilmiah seperti jurnal saja yang pemanfaatan nya sangat terbatas. Dengan aplikasi ini, dimana sudah mewakili dari 13 provinsi dengan metode pengisian kuisioner lebih dari 350 responden dan mewancarai lebih dari 180 manajer di beberapa perusahaan besar di Indonesia, data yang disuguhkan dalam aplikasi ini memberikan solusi nyata kepada masyarakat professional untuk memetakan perilaku kepemimpinan di dunia usaha dimanapun mereka berada.

“Indonesia dengan ke Bhinekaanya tentu membutuhkan sentuhan kepemimpinan yang adaptif dengan budaya lokal, dimana aplikasi ini memotret perilaku masyarakat sektor usaha dengan data yang diperoleh lebih dari 350 dan secara metodologi memilki kekuatan untuk memberikan solusi praktis,” terang Dodi Irawanto.

Baca Juga :  Selama Tahun 2020, Pengajuan Ijin UMKM di Denpasar Tembus Angka 2.713
stimik primakara
Kolaborasi penelitian lintas disiplin ilmu di bidang manajemen dan sistem informasi manajemen, antara Universitas Brawijaya dan STMIK Primakara Bali di tahun 2021. Sumber Foto : Istimewa

Lebih lanjut Dodi Irawanto mengatakan saat ini sudah berkolaborasi dengan tim dari UI, UNS dan UMM juga akan terus berpromosi untuk melibatkan seluruh akademisi serta peneliti pemerhati kepemimpinan untuk berkontribusi dalam riset ini ke depan sehingga semua provinsi di Indonesia dapat terwakili pada akhir tahun 2022 nanti nya.

“Dengan support pendanaan yang berkelanjutan semua solusi ini bisa tercapai, mimpi kami menyumbangasihkan aplikasi ini untuk kemaslahatan masyarakat akan tercapai, apalagi di era revolusi Industri 4.0 ini mayoritas masyarakat sudah menggunakan smartphone, sehingga aplikasi versi android juga akan menjadi prioritas kami di tahun 2022 nantinya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik di RI, PLN Gandeng Produsen Kendaraan Listrik dan Grab Indonesia

Pada acara ini tim peneliti menerima sertifikat kelayakan komersialisasi aplikasi dari Lab Rekayasa SIM STMIK Primakara.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini