Koperasi
Bupati Tamba Dorong Pengembangan Koperasi Berbasis Digital. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Sektor koperasi di Jembrana saat ini mengalami pertumbuhan sekitar 2,5 persen dari sebelumnya. Peningkatan terjadi dibidang usaha koperasi, dari sisi aset dan SHU meskipun tidak signifikan. Hanya saja terkendala dalam perkembangan usaha khususnya yang menjalankan usaha simpan pinjam. Perkembangan usaha itu belum maksimal bahkan beberapa koperasi mengalami kemacetan.

Untuk itu, koperasi didorong melakukan perubahan dalam sistem dengan memanfaatkan teknologi, terlebih dimasa sulit Pandemi Covid-19 saat ini. Hal itu disampaikan Bupati Jembrana I Nengah Tamba usai membuka workshop digitalisasi koperasi di Gedung Kesenian Bung Karno, Rabu (1/12/2021).

Baca Juga :  Wagub Cok Ace Sampaikan Apresiasi Atas Pura Ranu Pane Lumajang

Lanjut Bupati, Pemerintah Kabupaten juga mendorong pelaku koperasi masuk kepasar digital. Pengembangan itu, untuk menjawab tantangan jaman, bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya.

“Pandemi ini mengajarkan kita banyak hal. Sudah saatnya kita rubah mindset bisnis dengan cara-cara baru. Manfatkan perkembangan teknologi digital dan lakukan inovasi produk. Pandemi momentum menghadirkan visi dan tata cara baru,” kata Bupati Tamba.

Menurutnya, digitalisasi nanti membantu koperasi mewujudkan koperasi yang kuat, sehat, berkualitas dan berdaya saing. Memanfaatkan teknologi digital serta platform e-commerce.

Baca Juga :  Abrasi Jineng Agung Makin Parah, Bupati Janjikan Perbaikan Tahun Depan

”Saya yakin kita bersama mampu.  Asalkan dikelola oleh pengurus, pengawas dan pengelola yang memiliki integritas, kredibel, inovatif dan bertanggung jawab,“ sambungnya.

Dengan digitalisasi kata Bupati, koperasi sudah saatnya melirik generasi milenial Jembrana. Terlebih jumlahnya cukup tinggi mencapai 23% dari jumlah penduduk Jembrana.

Sementara Ketua Dekopinda Jembrana, Gede Gunadnya mengatakan dimasa Pandemi ini gerakan koperasi di Jembrana masih bisa bertahan melaksanakan usaha dan pelayanan kepada anggota. Namun diakui, situasi pandemi memiliki pengaruh. Secara kuantitas serta volume usaha mengalami penurunan dibanding sebelum Pandemi. Karena itu,   workshop tahun ini tema yang diangkat adalah digitalisasi dimasa Pandemi. Diharapkan, melalui materi itu mampu meningkatkan pengetahuan para pengelola koperasi khususnya terkait digitalisasi koperasi.

Baca Juga :  Forkopimda Jembrana Pantau Misa Malam Natal di Sejumlah Gereja

“Ke depan kita berharap koperasi bisa dikelola secara efektif, efisien dan transparan, menuju koperasi yang sehat,“ ucap mantan sekda Jembrana ini.

Workshop digitalisasi koperasi digelar sehari  diikuti pengelola KUD, KPN, KSP, KSU hingga Kopwan sebanyak 100 orang .Turut juga hadir Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan  Jembrana I Komang Agus Adinata.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here