Santunan Kematian
Plt. Kadis Sosial Kota Denpasar, I Nyoman Artayasa. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Meski masih berada dalam masa penanganan pandemi Covid-19, Pemkot Denpasar terus berupaya untuk membantu masyarakat. Hal ini diwujudkan dengan tetap menganggarkan Santunan Kematian bagi warga Kota Denpasar dan Veteran Kota Denpasar.

Plt. Kadis Sosial Kota Denpasar, I Nyoman Artayasa saat dikonfirmasi Kamis (18/11/2021) mengatakan, Pemkot Denpsar dalam hal ini bapak Walikota dan Wakil Walikota berkomitmen untuk membantu masyarakat meski di masa pandemi. Karenanya, anggaran Santunan Kematian bagi warga Kota Denpasar dan Veteran Kota Denpasar tetap dioptimalkan.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Denpasar Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Untuk Anak Usia 6-11 Tahun

“Santunan Kematian bagi warga Kota Denpasar dan Veteran Kota Denpasar masih tetap diberikan, dan dianggarkan dalam APBD Perubahan Tahun 2021,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, secara teknis pemberian santunan kematian bagi warga Kota Denpasar dan Veteran yang semula  berada di BPKAD Kota Denpasar dengan rekening Bansos yang tidak di rencanakan, pada Tahun 2021 dengan berlakunya Permendagri No. 70 Tahun 2019 Tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) akun rekening bansos yang tidak direncanakan tidak ada lagi.

Sehingga kata Artayasa, pemberian santunan kematian bagi warga Denpasar dan veteran dianggarkan dalam bentuk kegiatan di Dinas Sosial Kota Denpasar yang mana besarannya, sesuai dengan Peraturan Walikota Denpasar No. 39 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Walikota No. 5 Tahun 2013 tentang pemberian santuan kematian bagi warga Kota Denpasar dan Peraturan Walikota Denpasar No. 47 Tahun 2019  tentang perubahan atas Peraturan Walikota Denpasar No. 8 tahun 2014 tentang Pemberian santuan bagi veteran di Kota Denpasar.

Baca Juga :  Semangat Seorang Kakek Berjualan Dupa Demi Hidupi Keluarga, Getarkan Hati Netizen

Adapun besarannya yakni Santunan Kematian bagi warga Kota Denpasar sebesar Rp1 juta dan Santunan kematian bagi Veteran sebesar Rp25 juta. Dimana, santunan kematian ini dianggarkan dalam APBD Perubahan Tahun 2021 sebesar Rp3.042.000.000.

“Tentunya harapan kami dapat meringankan beban masyarakat yang berduka, dan bagi masyarakat yang telah melaksanakan pengurusan paling lambat awal Bulan Desember Tahun 2021 sudah ditransfer ke rekening masing-masing penerima/ahli waris,” ujar Artayasa.(adv/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here