Bom Bali
Kegiatan Tabur Bunga oleh BNPT dan LPSK di monumen Ground Zero Bali Memorial. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam rangka memperingati 19 tahun tragedi Bom Bali, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menggelar kegiatan tabur bunga di Ground Zero, Monumen Peringatan Bom Bali, Legian, Kuta, Badung, pada Selasa (11/10/2021) sore.

Saat dipantau langsung oleh Jurnalis Baliportalnews.com, sejak sore pukul 15.00 WITA monumen Bom Bali di Jalan Legian, Kuta, tersebut sudah mulai dipadati oleh warga masyarakat yang ingin mengenang kembali peristiwa tragis 19 tahun yang lalu dan mengirimkan doa kepada para korban.

Dalam kesempatannya, saat ditemui disela-sela kegiatan tabur bunga tersebut, Kepala BNPT RI, Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya merasa sangat bersyukur bisa mengenang kembali peristiwa kejahatan terorisme yang memakan sebanyak 202 korban jiwa dan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka di tahun 2021 ini, dan berharap kejadian serupa tidak terulang lagi dimasa yang akan datang.

Menurutnya, peringatan 19 tahun tragedi Bom Bali ini, menjadi momen penting bagi masyrakat untuk saling mengingatkan bahwa terorisme adalah ideologi yang harus kita lawan secara bersama-sama.

Baca Juga :  Bonus di Hari Pramuka ke-60, Badung Raih Juara Umum Lomba BSC

“Yang pada intinya, momen yang kita hadiri kali ini adalah untuk mengingatkan kepada kita semua bahwa kejahatan terorisme adalah sebuah kejahatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan, dan tentu peristiwa serupa kita harapkan tidak akan terulang lagi dimasa yang akan datang,” ungkap Boy.

Selain itu, Boy Rafli juga menuturkan, saat ini BNPT bersama pihak lainnya, berusaha untuk terus membangun kekuatan bangsa untuk melawan kejahatan ideologi terorisme, melalui program Counter Terrorism sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat dari pengaruh negatif ideologi tersebut, dengan menunjukan semangat dalam membangun hidup yang rukun di tengah-tengah keberagaman suku, ras, dan agama, yang menjadi identitas jati diri bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Bantuan Stimulus Tunai Rp300 Ribu per KK Selama PPKM di Badung

“BNPT saat ini tengah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, agar pengaruh-pengaruh negatif dari ideologi teroris ini tidak bisa berkembang lagi di masyarakat. Untuk itu, penting bagi kita bangsa Indonesia, secara bersama-sama untuk tidak sama sekali memberikan tempat dan ruang bagi ideology tersebut dan harus kita lawan. Negara tidak boleh kalah dengan teroris,” tegas Jendral Bintang Tiga tersebut.

Bom Bali
Kegiatan Tabur Bunga oleh BNPT dan LPSK di monumen Ground Zero Bali Memorial. Sumber Foto : aar/bpn

Sementara itu, Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo menambahkan, pihaknya akan terus berusaha untuk memenuhi semua hak kepada para korban terorisme di masa lalu. Saat ini, bersama dengan BNPT mengejar waktu, untuk dapat bisa memenuhi semua tanggung jawab kepada para korban Bom Bali dalam pemberian kompensasi agar segera terpenuhi di tahun ini.

Baca Juga :  2018 Total Dana ke Desa Rp 504 M, Diterima Berkisar 9 Hingga 15 Miliar

“Kita sedang mengejar waktu, untuk berpacu dalam beberapa bulan ini agar bisa hak para korban terorisme ini dapat terpenuhi di tahun 2021 ini,” tambahnya. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini