Covid-19
Kepemimpinan Tangguh Sektor Pariwisata Pasca Pandemi Covid-19. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM – Sektor pariwisata di Bali sangat terpukul dengan pandemi Covid-19, utamanya para pelaku wisata yang barnafaskan UMKM. Demikian halnya dengan para pedagang cinderamata di Sukawati, Kab Gianyar, pasca diresmikannya sentra pasar modern Sukawati dan mulai pulihnya pariwisata nasional memberikan harapan akan bangkitnya ekonomi di Kab Gianyar, namun dengan adanya gelombang dua dan beberapa pembatasan pemerintah mengakibatkan keadaan lesu kembali.

Untuk itu dibutuhkan kepemimpinan usaha yang tahan banting dan selalu berinovasi sehingga apapun kondisinya, aktivitas pasar tetap berjalan, demikian di sampaikan ketua riset penelitian kepemimpinan tangguh pasca Covid-19, Dr. Dodi Irawanto dari Universitas Brawijaya.

Baca Juga :  Pimpin Desk Program APBD Perubahan, Bupati Tamba Soroti Realisasi di Masing-masing OPD

Riset dengan pengambilan data melalui sesi FGD dengan pelaku wisata terdampak sudah dilaksanakan sejak bulan April 2021 dengan melibatkan Asosiasi Villa, Asosiasi Penyelenggara Travel dan yang terakhir 6 September lalu melibatkan para pedagang souvenir di Sukawati dan pelaku wisata water sport di Tanjung Benoa serta HIPMI Primakara Denpasar dengan prokes yang ketat.

Diharapkan dalam penelitian ini akan tersedianya aplikasi kepemimpinan yang akan memudahkan para pelaku UMKM sektor pariwisata untuk memilih model kepemimpinan dengan situasi yang sesuai, termasuk bagaimana memimpin pada saat pandemi Covid-19 ini.

Baca Juga :  Wakil Rektor III ITB STIKOM Bali Tantang Mahasiswanya Ciptakan Alat Deteksi Covid-19

Para pelaku UMKM utamanya sangat terbantu akan aplikasi ini nantinya sehingga kedepan akan mudah memilih gaya kepemimpinan yang tepat serta berharap dalam waktu dekat akan ada mentoring berjualan menggunakan marketplace dan direspon positif oleh Dr. Dodi bahwa dalam FGD selanjutnya akan membawa tim mahasiswa Universitas Brawijaya yang berdomisili di Bali untuk merealisasikan.

Selain itu tim yang terdiri dari peneliti dari UMM, STMIK Primarakara dan mahasiswa MM Brawijaya juga bertolak ke pelaku UMKM Kab Karangasem dan Kab Buleleng dengan koordinasi Dinas Pariwisata untuk melakukan FGD dan antusiasme pihak terkait sangat baik dan berharap ada solusi berupa model kepemimpinan tepat guna di tengah krisis utamanya Pasca Pandemi Covid-19 ini.

Baca Juga :  Catatan KPID Bali Periode 2017-2021

Oleh : Dr. Dodi Irawanto, Ketua Peneliti Kepemimpinan Tangguh Pasca Covid-19 Universitas Brawijaya Malang

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here