Vaksin Merdeka
Pelaksanaan Program Vaksinasi Merdeka, di Masjid Agung Sudirman. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Guna memastikan kegiatan percepatan vaksinasi bagi masyarakat berjalan sesuai dengan rencana, Presiden Joko Widodo memantau secara daring/online pelaksanaan Program Vaksinasi Merdeka yang digelar serentak disejumlah wilayah di Indonesia.

Program Vaksinasi Merdeka, merupakan program vaksinasi massal yang pelaksanaannya digelar di tempat-tempat ibadah ataupun pesantren, yang tersebar di 314 titik dengan total target mencapai 350.000 orang dalam pelaksanannya.

Di Provinsi Bali, pelaksanaan Program Vaksinasi Merdeka ini, salah satunya digelar di Masjid Agung Sudirman, Kota Denpasar, pada Selasa (7/9/2021) pagi, yang kegiatannya menyasar masyarakat umum, jemaat, santri, hingga para pengurus Masjid, dengan kapasitas 1.000 dosis vaksin perharinya.

Saat ditemui disela-sela acara pelaksanaan Vaksinasi Merdeka tersebut, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawata (Cok Ace) menyampaikan, pelaksanaan Vaksinasi Serentak yang khusus menyasar tempat-tempat ibadah dan Pesantren kali ini, merupakan sinergi yang dilakukan oleh Staff Khusus Kepresidenan RI bersama dengan Polri untuk mempercepat program vaksinasi massal di Provinsi Bali.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19, Buleleng Lebih Fokus Garap Pertanian

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Bali bersama dengan jajaran TNI dari Kodam IX/Udayana dan Korem 163/Wira Satya, juga turut memberikan kontribusinya secara langsung, sebagai komitmen bersama untuk segera ingin menuntaskan program vaksinasi sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di Bali.

“Ini merupakan hal yang bagus sekali. Walupun Bali sendiri sudah sangat bagus dalam program vaksinasi, yang mencapai 107% dari target 70%, atau sekitar 3 juta dari total 4,2 juta penduduk Bali ada sebanyak 3,2 juta penduduk yang sudah divaksin tahap pertama. Namun, kita juga wajib memperhatikan WNI yang tidak memiliki KTP Bali, dan ada sekitar 400 ribu orang. Saat ini kita sudah vaksin sebanyak 200 ribu dari mereka,” jelasnya.

Baca Juga :  Lagi, Tiga Pasien Covid-19 di Buleleng Sembuh

Selanjutnya, Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengatakan, meskipun Bali sudah mencapai target. Pihaknya akan terus melakukan upaya, untuk menggenjot pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat yang belum mendapatkan, dengan target mencapai 40-50 ribu dosis perharinya.

Ke depannya juga tidak menutup kemungkinan, bahwa TNI dan Polri juga akan melakukan kolaborasi bersama dengan pihak-pihak lain, agar kekebalan komunal benar-benar bisa terbentuk di masyarakat.

“Tidak hanya di tempat-tempat ibadah saja, kita juga akan siap berkolaborasi dengan pihak manapun untuk mempercepat penuntasan program vaksinasi di Bali,” tegasnya.

Baca Juga :  Peduli Dampak Pandemi, KPF Bali Adakan "Sharing is Caring" 

Senada dengan yang diungkapkan oleh Kapolda Bali, Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, mewakili Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menambahkan, agar kedepannya masyarakat tidak cepat terlena, dengan hasil pencapaian program vaksinasi yang dilaksanakan. Kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) tetap menjadi kunci utama, untuk dapat keluar dari pandemi Covid-19. Acara ditutup dengan seremonial pembagian bantuan sosial sembako, kepada perwakilan Santri yatim. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini