Tamara
Tamara Bleszynski saat ditemui di sela-sela kegiatannya. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Kebijakan Pemerintah Indonesia, melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) khususnya di wilayah Jawa-Bali hingga 16 Agustus 2021 mendatang, mendapatkan kritikan langsung oleh artis cantik Tamara Bleszynski.

Hal tersebut diutarakan, oleh wanita cantik kelahiran 1974 tersebut kepada Presiden Jokowi, melalui akun sosial media Instagram pribadinya, didetik-detik pengumuman perpanjangan PPKM oleh Pemerintah Indonesia.

Dilansir pada Jumat (13/8/2021) 17.00 WITA, melalui akun Instagram pribadinya di @tamarableszynskiofficial, Tamara terlihat menuliskan sebuah kritikannya dengan menandai langsung akun resmi Presiden Jokowi di @jokowi, mengenai kebijakan untuk memperpanjang PPKM di Bali, yang dimana menurutnya hal tersebut sangat merugikan masyarakat khususya para pengusaha di Bali.

Baca Juga :  Membantu Sesama di Masa Pandemi, Komunitas Let’s Help Bali Bagikan Puluhan Paket Sayuran di Desa Dauh Puri Kauh

“Pemberitaan last minute diperpanjang atau tidak. Sangat amat merugikan semua yang punya usaha, karena kita-kita tidak duduk cantik dan dibayar, kita juga bertanggung jawab atas pangan orang-orang yang bekerja. Bisakah tim-timmu punya keberanian untuk mengungkapkan, jangan last minute. Bisakah tim-timmu lebih manusiawi @jokowi,” tegas wanita berdarah Polandia tersebut, Kamis (12/8/2021) malam.

Untuk dapat diketahui, selain menjadi seorang public figure, Tamara Bleszynski juga merupakan seorang pengusaha kuliner di Bali. Dirinya memiliki usaha warung makan yang diberi nama ‘Teh Manis’, di kawasan Canggu, Kabupaten Badung, Bali, yang memiliki puluhan orang karyawan. Tak jarang, ia juga sering menunjukan kepeduliannya kepada sesama, dengan terjun langsung ke lapangan membagikan makanan dan sembako kepada masyarakat semenjak Pandemi Covid-19 melumpuhkan sektor perekonomian di Bali.

Baca Juga :  Kodim Badung Salurkan Bantuan Tunai Pemerintah Rp1,2 Juta Kepada 5.000 PKL dan UMKM

“Biasanya saya memang melakukan itu, membagikan makanan ataupun sembako kepada siapa saja yang memang membutuhkan. Terlebih saat ini pandemi, banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan kita,” ungkapnya.

Dalam hal ini, dirinya juga sangat berharap, agar ke depannya Pemerintah Indonesia dapat memberikan solusi yang terbaik bagi masyarakatnya, dan juga menginginkan bahwa Pandemi Covid-19 dapat segera usai.

“Harapan saya kedepan semoga semua ini cepat berlalu ya, kebijakan PPKM juga cepat selesai. Supaya masyarakat bisa kembali hidup normal seperti biasa,” tutupnya. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here