Mobil Listrik
PT PLN Bali Selatan Perkenalkan Inovasi Mobil Listrik Kepada Pemkot Denpasar. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Perusahaan Listrik Negara (PLN) perkenalkan inovasi kendaraan listrik ramah lingkungan kepada Pemkot Denpasar. Hal tersebut diucapkan Manajer UP3 Bali Selatan, Bobby Cristya Surya didampingi Assistant Manager Bagian Pemasaran, Pelayanan & Pelanggan I Wayan Eka Susana, Manajer ULP Denpasar, I Wayan Novidi Putra,  dan Manajer ULP Sanur, Ni Nyoman Sucianiki saat melaksanakan audiensi dengan Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (30/8/2021).

Hadir juga dalam audiensi tersebut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, Anak Agung Gede Risnawan dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Baca Juga :  Konferwil III AMSI Bali, Perkuat Kolaborasi Media Online dengan UMKM

Manajer UP3 Bali Selatan, Bobby Cristya Surya mengatakan inovasi kendaraan listrik ini selain untuk mengirit biaya pembelian bahan bakar juga untuk mengurangi polusi udara.

Lebih lanjut dikatakannya, tidak hanya kendaraan listrik kami juga memperkenalkan inovasi kompor listrik yang juga bertujuan untuk mengurangi penggunaan gas.

“Kami berharap masyarakat sudah mulai memakai kendaraan atau kompor listrik yang ramah lingkungan dan bisa melakukan penghematan,” ujar Bobby.

Selebihnya dikatakannya, selain itu juga diharapkan untuk masyarakat agar tidak bermain layang-layang di dekat area kabel listrik tegangan tinggi.

Baca Juga :  Sagung Antari Jaya Negara Tutup Posyandu Paripurna di Banjar Pande Kelurahan Renon, Upayakan Terus Dukung Layanan Kesehatan bagi Ibu hamil, Lansia Serta Balita

“Selain berbahaya juga menggangu pasokan listrik sehingga dapat merugikan orang lain, ini juga dapat merugikan diri sendiri,” katanya.

Sementara Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mendukung penuh inovasi ini sehingga kedepannya dapat mengurangi polusi udara dan dapat meningkatkan kenyamanan Kota Denpasar. Namun inovasi ini perlu lebih dikembangkan lagi khususnya untuk penempatan titik stasiun pengisian daya sehingga memudahkan masyarakat untuk mengisi ulang daya pada baterai kendaraan.

“Inovasi ramah lingkungan ini perlu dikembangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa mengetahui dan memanfaatkannya,” kata Jaya Negara.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News