Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar kembali bertambah signifikan pada Rabu (18/8/2021). Bahkan, penambahan kasus sembuh kembali melampaui penambahan harian kasus positif. Berdasarkan data, sebanyak 682 orang dinyatakan sembuh Covid-19 di Kota Denpasar.

Meski demikian, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar mengalami penambahan sebanyak 176 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 51,70 persen atau sebanyak 91 orang diketahui belum mengikuti vaksinasi dan sebanyak 19,89 persen atau 35 orang berstatus warga luar Kota Denpasar. Sementara itu, kasus meninggal dunia melonjak sebanyak 21 orang dengan status terkonfirmasi positif Covid-19, dan 20 orang diantaranya belum divaksinasi.

Baca Juga :  BPOM Terbitkan Izin Vaksin Anak Usia 6-11 Tahun, Pemprov Bali Masih Menunggu Juknis dari Pusat

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, secara terperinci dari 176 orang yang dinyatakan positif, sebanyak 35 orang pasien positif Covid-19 merupakan warga luar Kota Denpasar. Yakni KTP Badung sebanyak 1 orang, KTP Buleleng sebanyak 1 orang, KTP Jembrana sebanyak 2 orang. Selanjutnya KTP Karangasem sebanyak 2 orang, KTP Tabanan sebanyak 3 orang, dan KTP Luar Bali sebanyak 26 orang.

“Tren penularan bagi masyarakat yang belum vaksinasi masih tinggi, sehingga masyarakat diharapkan untuk mengikuti vaksinasi. Selain itu, kondisi ini menggambarkan tantangan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Denpasar dengan tipe masyarakat yang heterogen, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 4,” ujar Dewa Rai.

Baca Juga :  Pakar UGM Bagikan Tips Hemat Kuota Internet Saat Pandemi 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 33.429 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 29.053 orang (86,91 persen), meninggal dunia sebanyak 654 orang (1,96 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  3.722 orang (11,13 persen).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini