Pesan ini disampaikan Dewa Indra mengingat trend perkembangan pandemi Covid-19 hingga saat ini belum bisa diprediksi kapan akan benar-benar melandai.
Sementara itu, Plh. Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Agus Wibowo menyampaikan, bahwa program ini dimaksudkan untuk mendorong peran aktif para akademisi dalam memecahkan persoalan penanganan kebencanaan, khususnya pandemi Covid-19. Riset kebencanaan melibatkan 49 akademisi dari 23 perguruan tinggi dan terbanyak dari Bali.
“Sebagaimana yang kita ketahui, Bali adalah daerah yang mengalami dampak paling parah akibat pademi Covid-19. Upaya penanganannya membutuhkan tanggung jawab dan kerjasama dari seluruh elemen,” ucapnya.
Dengan peran aktif berbagai elemen, ia berharap Bali akan segera bebas dari kasus Covid-19 sehingga perekonomiannya bisa segera pulih.
Senada dengan Sekda Dewa Indra, ia berharap para peneliti dapat memberi kontribusi sesuai bidang keilmuan masing-masing. Kontribusi berupa hasil penelitian itu nantinya diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan strategis.(bpn)













